Dark/Light Mode

Delegasi Colombo Plan Belajar Transformasi Perpustakaan di Desa Ngablak, Magelang

Rabu, 14 Agustus 2024 17:33 WIB
Delegasi Colombo Plan di Desa Ngablak, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Rabu (14/8/2024).
Delegasi Colombo Plan di Desa Ngablak, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Rabu (14/8/2024).

RM.id  Rakyat Merdeka - Delegasi Colombo Plan yang berasal dari 11 negara, mengunjungi Perpustakaan Muda Bhakti, di Desa Ngablak, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Rabu (14/8/2024). Mereka datang untuk melihat secara langsung pelaksanaan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS), yang dilaksanakan di perpustakaan tersebut.

Delegasi Colombo Plan yang datang berasal dari Bangladesh, Bhutan, Laos, Malaysia, Maladewa, Myanmar, Nepal, Sri Lanka, Thailand, Filipina, Vietnam, dan Indonesia. Kunjungan ini bagian dari acara Berbagi Pengetahuan tentang TPBIS, yang diselenggarakan Perpustakaan Nasional (Perpusnas), di Yogyakarta, 12-17 Agustus 2024.

Kedatangan delegasi disambut meriah oleh aparat kecamatan, desa, dan warga sekitar. Puluhan anak SD berbaris di pinggir jalan sambil mengibarkan bendera kecil. Lalu, anak-anak dari Sanggar Angklung Ngablak memainkan lagi Tanah Airku yang membuat para delegasi terpukau.

Baca juga : Torehkan Prestasi, DPP Golkar Akan Berikan Penghargaan Kepada Airlangga

Acara ini juga terbilang istimewa karena dihadiri langsung Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Magelang Wisnu Argo Budiono.

Dalam sambutannya, Kepala Biro Hukum, Organisasi, Kerja Sama dan Humas Perpusnas Sri Marganingsih menyatakan, Perpustakaan memiliki peran sentral dalam pembangunan peradaban dan pengetahuan. Perpustakaan adalah tempat ilmu dan wawasan dikumpulkan, dipelihara, dan disebarkan kepada generasi mendatang.

"Dalam era globalisasi dan digitalisasi yang terus berkembang ini, peran perpustakaan harus bertransformasi menjadi lebih dari sekadar tempat penyimpanan buku. Perpustakaan harus menjadi pusat kegiatan masyarakat yang inklusif, menyediakan akses yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat, serta mendukung berbagai aktivitas sosial dan ekonomi yang memberdayakan," ucapnya.

Baca juga : Perpusnas Berbagi Keberhasilan Transformasi Perpustakaan ke Negara Asia-Pasifik

Dia melanjutkan, tema "Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial" yang diangkat dalam program Colombo Plan 2024 sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini. Perpustakaan harus mampu menjadi agen perubahan sosial, yang setiap individu, dari berbagai latar belakang, dapat mengembangkan diri, mendapatkan akses informasi yang dibutuhkan, dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

"Kolaborasi dalam program ini menunjukkan komitmen kuat kita bersama untuk menciptakan perpustakaan yang inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Program ini diharapkan dapat menjadi landasan yang kuat dalam pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, sejalan dengan visi besar kita untuk membangun masyarakat yang cerdas, kreatif, dan kompetitif secara global," imbuhnya.

Marga merasa sangat terhormat dengan kehadiran Wisnu Argo Budiono di acara ini. Kata dia, kehadiran Wisnu menunjukkan betapa pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengembangkan perpustakaan di seluruh Indonesia.

Baca juga : Dasco Gelar Silaturahmi Kebangsaan dengan Aktivis 98 & Keluarga Orang Hilang

"Kami yakin, dengan kepemimpinan Bapak Wisnu, Kabupaten Magelang akan terus menjadi contoh yang berhasil dalam memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat pemberdayaan masyarakat," ucapnya.

Di akhir sambutannya, Marga mengajak semua untuk bersama-sama berkomitmen dalam menyukseskan program Colombo Plan 2024 ini. "Mari kita jadikan perpustakaan sebagai agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat luas," tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.