Dark/Light Mode

Mahfud MD: Prabowo Beri Pesan Tak Bisa Diintervensi

Kamis, 29 Agustus 2024 10:06 WIB
Pakat hukum tata negara Mahfud MD dalam podcast Terus Terang Mahfud MD di YouTube Mahfud MD Official, dilihat Rabu (28/8/2024). Foto: YouTube Mahfud MD Official
Pakat hukum tata negara Mahfud MD dalam podcast Terus Terang Mahfud MD di YouTube Mahfud MD Official, dilihat Rabu (28/8/2024). Foto: YouTube Mahfud MD Official

RM.id  Rakyat Merdeka - Pakar hukum tata negara, Mahfud MD menyoroti pidato Presiden terpilih Prabowo Subianto di Kongres PAN VI di Jakarta beberapa waktu lalu.

Pidato Prabowo, kata Mahfud, dinilai sudah menyatakan sikap tegas bahwa dirinya adalah Presiden pilihan rakyat yang wajib menuruti kehendak rakyat.

Secara terang benderang, Mahfud menilai Prabowo menegaskan dirinya independen dan tak bisa diintervensi.

"Itu kan jelas itu sikap pak, saya kira secara halus itu isyarat. Beliau bilang, saya sampai sekarang tidak dititipi siapapun, oleh Pak Jokowi. Tetapi bagi saya itu artinya pesan, oleh sebab itu kamu jangan coba-coba nitip, saya ini presiden pilihan rakyat. Itu sikap yang bagus," kata Mahfud dalam podcast Terus Terang Mahfud MD di YouTube Mahfud MD Official, dilihat Rabu (28/8/2024).

Baca juga : Jadi Cagub Jakarta, Pramono Mengaku Tak Pernah Minta

Prabowo, lanjut Mahfud, dalam pidatonya bahkan turut meminta intel tidak digunakan untuk memata-matai rakyat.

Sebelumnya, Prabowo menegaskan, tidak ada intervensi sedikitpun untuk siapa yang mesti dipilih di Pilkada 2024.

"Siapapun yang dipilih tidak ada masalah, tidak ada intervensi, saya jamin itu tidak ada," kata Prabowo saat Kongres PAN VI, Sabtu (24/8/2024).

Prabowo bahkan memastikan tak ada sedikitpun intervensi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Karenanya, dia meminta semua pihak jangan mau diadudomba.

Baca juga : Machica Mochtar Sudah Bertemu Lagi Dengan Anaknya Yang Ditahan Saat Demo

"Pak Jokowi saya jamin tidak ada nitip, Pak Jokowi tidak pernah nitip-nitip. Saudara-saudara kita tidak mau dibodohi lagi, diadudomba lagi, dihasut, kita mau sejuk, masa depan kalian gemilang masa depan bangsa Indonesia gemilang tapi tetap waspada," pesannya.

Prabowo juga meminta agar intel digunakan untuk bangsa, bukan untuk lawan politik.

"Jangan pakai alat-alat, cara-cara yang dulu-dulu. Adu domba, ngintal ngintelin orang. Intel tuh untuk bangsa, jangan ngintelin lawan politik," imbaunya.

Kembali ke Mahfud, mantan ketua MK ini menilai, sampai saat ini rekayasa-rekayasa untuk membegal demokrasi di Indonesia, terus berlangsung, namun sementara ini berhasil diselamatkan.

Baca juga : Pesan Prabowo Kepada Supratman: Hindari Perbuatan Tercela

Mahfud menceritakan dugaan kuat upaya pembegalan demokrasi sejak sebelum Pilpres 2024. Rangkaian upaya itu akhirnya memuncak sepekan terakhir.

"Rakyat sudah sampai di leher, sehingga demo kemarin tidak bisa dibendung. Sementara ini selamat. Artinya situasi ini harus dijaga. Kita, rakyat, akan melawan kesewenang-wenangan yang melanggar konstitusi. Soal Pilkada, siapa yang mau menang silakan saja, yang penting prosesnya demokratis," tegas mantan Menteri Pertahanan itu. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.