Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Perlunya Soft Power
Selain melalui jalur diplomasi yang formal, jalur presentasi produk karya Indonesia di kancah global juga pernah difasilitasi oleh Kemendikbudristek.
Salah satu contohnya yakni banyak karya sineas dan film Indonesia yang mendapatkan apresiasi pada Cannes International Film Festival 2024, salah satu ajang paling bergengsi di dunia perfilman.
Baca juga : Absen Di Pilkada 2024, Anies: Saya Tidak Akan Meninggalkan Indonesia
Artinya, apabila seniman-seniman Indonesia mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan karyanya pada komunitas yang tepat, peluang untuk membesarkan produk-produk kesenian Indonesia sudah berada satu langkah lebih maju.
Setiap masyarakat Indonesia adalah agen, atau dalam sisi yang lebih ekstrim dapat dikatakan sebagai wajah kebudayaan Indonesia. Apapun yang ditampilkan dan menjadi perhatian masyarakat global sebaiknya didasari dengan niat baik untuk menjaga nama baik dan mempromosikan warisan kebudayaan Indonesia.
Influencer dan content creator, yang memiliki visibilitas yang potensial, dapat turut berkontribusi dengan senantiasa bangga menggunakan produk-produk Indonesia.
Baca juga : Resmi Jadi Organisasi, KUBI Siap Majukan Kibordis Dan Pianis Indonesia
Pada waktu yang sama, produk-produk tersebut harus dibuat secara serius sehingga memiliki kualitas yang berdaya-saing global. Kualitas tersebutlah yang akan menjadi modal untuk memperkuat soft power Indonesia di kancah global.
Upaya-upaya yang dilakukan oleh Kemendikbudristek di atas patut untuk diapresiasi oleh segenap pihak. Namun pemerintah tentu tidak boleh menjaga warisan budaya Indonesia sendirian.
Peran serta seluruh lapisan masyarakat sangatlah diharapkan. Membangun kesadaran kolektif, solid, dan terarah, terkait upaya diplomasi budaya Indonesia perlu digaungkan dan menjadi target komunal.
Baca juga : Dibekali Mesin Baru, Mitsubishi Triton Siap Hadapi Medan Berat Indonesia
Sinergi dan sinkronisasi pelbagai elemen untuk mempromosikan warisan budaya Indonesia pada kancah global harus senantiasa diupayakan. Mendukung dan memajukan warisan kebudayaan sesuai dengan kapasitas masing-masing adalah usaha terbaik yang dapat dilakukan.
Penulis adalah Thoriq Tri Prabowo, Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Mahasiswa Doktoral KMITL Thailand
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya