Dark/Light Mode

Terharu Lihat Kesantunan Sri Paus Dan Jokowi, Jonan Terima Kasih Ke Pemerintah

Rabu, 4 September 2024 16:34 WIB
Presiden Jokowi saat menyambut kedatangan Paus Fransiskus di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (4/8). Foto: Instagram/ ignatius.jonan
Presiden Jokowi saat menyambut kedatangan Paus Fransiskus di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (4/8). Foto: Instagram/ ignatius.jonan

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Penyambutan Paus Fransiskus Ignatius Jonan mengaku terharu melihat kesantunan dua pemimpin di Istana Kepresidenan, Jakarta, tadi pagi, Rabu (4/9). Kedua pemimpin yang dimaksud adalah Kepala Negara Vatikan, Paus Fransiskus dan Presiden Jokowi.

Mantan Menteri Perhubungan juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi mendalam kepada pemerintah Indonesia yang telah menyambut dengan hangat kunjungan Sri Paus.

"Terharu atas kesantunan kedua tokoh ini, terima kasih kepada Pemerintah yang telah menerima kunjungan kenegaraan Paus Fransiskus yang bersejarah ini," tulis Jonan di akun Instagramnya @ignatius.jonan, yang disitat Rabu (4/9).

Baca juga : Presiden Jokowi Minta LDII Dukung Pemerintahan Baru

Kunjungan Paus Fransiskus cukup bersejarah dan mendapat sorotan luas. Sebab, Paus kembali mengunjungi Indonesia setelah tiga dekade silam.

Sebelumnya, Paus Paulus VI telah mengunjungi Indonesia pada tahun 1970, disusul oleh Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1989. 

Paus Fransiskus adalah pemimpin tertinggi Gereja Katolik ketiga yang menginjakkan kaki di Tanah Air. 

Baca juga : Ini Beda Liga 1 Dan Liga Spanyol Versi Gelandang Persija

Lawatan Paus Fransiskus ke Indonesia pada 3-6 September 2024 merupakan bagian dari perjalanan apostoliknya yang meliputi empat negara di kawasan Asia Pasifik, yakni Indonesia, Papua Nugini, Timor Leste, dan Singapura.

Paus Fransiskus memilih Indonesia sebagai negara pertama yang ia kunjungi dalam rangkaian perjalanannya kali ini. 

Perjalanan yang dimulai pada tanggal 3 September tersebut akan berlangsung selama 11 hari. Perjalanan ini adalah lawatan terpanjang yang pernah dilakukan Paus Fransiskus sejak ia diangkat sebagai Paus 11 tahun yang lalu. 

Baca juga : Kinerja BUMN Melesat, Erick: Terima Kasih Pak Jokowi dan DPR

"Perjalanan ini adalah perjalanan kunjungan kenegaraan terjauh bagi Paus Fransiskus," tutup mantan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia ini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.