Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dekan FK Undip Patok Iuran Mahasiswa PPDS, Maksimal Rp 300 Ribu
Jumat, 13 September 2024 20:48 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip), Yan Wisnu Prajoko, mengumumkan batas maksimal iuran bagi mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) sebesar Rp300 ribu per bulan.
Iuran ini digunakan untuk menutupi biaya operasional mahasiswa selama menjalani pendidikan dan praktik di RS Kariadi Semarang.
"Sudah diatur, maksimal Rp300 ribu per orang tiap bulan," kata Yan Wisnu di Semarang, dilansir ANTARA, Jumat (13/9).
Baca juga : Bamsoet Jadi Co-Promotor Disertasi Mahasiswa S3 Ilmu Hukum Universitas Borobudur
Ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut telah disetujui oleh Rektor Undip dan didasarkan atas toleransi atas beban kerja dan belajar yang berat.
Meskipun iuran ini dianggap wajar dan berbasis gotong royong, Yan Wisnu mengakui bahwa penentuan besaran tersebut tidak memiliki dasar hukum formal.
Iuran ini, jelasnya didasarkan pada toleransi terhadap kebutuhan operasional yang tidak tercakup dalam uang kuliah tunggal. Sebagian besar iuran, lanjut Yan, dialokasikan untuk kebutuhan makan mahasiswa saat berada di rumah sakit.
Baca juga : PUPR Siap Tambah Rp 10 T
Namun, hasil investigasi baru-baru ini mengungkapkan adanya kasus iuran yang mencapai puluhan juta rupiah, terutama pada semester pertama.
Beberapa mahasiswa PPDS melaporkan bahwa iuran bisa mencapai Rp 20 juta hingga Rp 40 juta per bulan. "Hasil investigasi terhadap mahasiswa PPDS yang sudah diperiksa, konsepnya gotong royong," kata Yan.
Selain soal iuran, investigasi juga menemukan adanya praktik perundungan di lingkungan mahasiswa PPDS Undip.
Baca juga : Darmizal: HMI Jadi Role Model Organ Mahasiswa Perangi Judi Online
Dekan Fakultas Kedokteran itu pun mengakui hal tersebut dan menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat, Kementerian Kesehatan, serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi atas permasalahan yang terjadi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya