Dark/Light Mode

Ini Gebrakan Shigeru Ishiba Usai Jadi PM Baru Jepang Dan Menangi Kursi Ketum LDP

Jumat, 27 September 2024 21:04 WIB
Perdana Menteri baru Jepang Shigeru Ishiba usai terpilih sebagai Ketum Partai Demokrat Liberal (LDP) pada Jumat (27/9). Foto: Instagram/ishibageru
Perdana Menteri baru Jepang Shigeru Ishiba usai terpilih sebagai Ketum Partai Demokrat Liberal (LDP) pada Jumat (27/9). Foto: Instagram/ishibageru

RM.id  Rakyat Merdeka - Shigeru Ishiba resmi terpilih sebagai Perdana Menteri Jepang yang baru usai memenangi pemilihan kepemimpinan Partai Demokrat Liberal (LDP) pada Jumat (27/9). Mantan Menteri Pertahanan berusia 67 tahun ini mengalahkan Sanae Takaichi, seorang nasionalis garis keras, dalam persaingan ketat dengan sembilan kandidat. 

Dalam konferensi persnya, Ishiba menegaskan komitmen untuk membersihkan partai dan mengembalikan kepercayaan publik yang tergerus oleh skandal politik.

"Kita harus menjadi partai yang memungkinkan anggota berbicara dengan bebas dan terbuka, partai yang adil, tidak memihak, dan rendah hati," ujar Ishiba dilansir CNA, Jumat (27/9).

Baca juga : Kopi, Cokelat, dan Teh Artisan Jadi Peluang Bisnis Besar bagi Kaum Milenial

Dia juga berjanji akan mengatasi ancaman keamanan yang datang dari negara-negara tetangga seperti Rusia, Tiongkok, dan Korea Utara.

Ishiba, yang dikenal sebagai sosok "serigala penyendiri", memenangkan kontestasi kepemimpinan setelah Perdana Menteri sebelumnya, Fumio Kishida, mengundurkan diri akibat terjerat serangkaian skandal. 

Skandal tersebut melibatkan sumbangan politik yang tidak terdokumentasi, yang menurunkan popularitas LDP ke titik terendah dalam sejarah partai.

Baca juga : Isu Keterlibatan Kepala Desa di Pilkada Garut Jangan Digeneralisir

Dalam pidatonya, Ishiba menyatakan akan segera membentuk kabinet baru dan memprioritaskan kebijakan ekonomi guna merevitalisasi konsumsi domestik.

Selain itu, Ishiba menyampaikan pentingnya memperkuat hubungan dengan sekutu utama Jepang, Amerika Serikat, namun ia juga menekankan perlunya hubungan yang lebih seimbang. 

Ia mengusulkan pembentukan NATO versi Asia untuk menangani ancaman di kawasan, meski usulannya mendapat tentangan dari sejumlah pihak, termasuk Beijing.

Baca juga : Prabowo: Kita Akan Terus Bekerja Sama, Menyemangati Dan Saling Koreksi

Diplomat-diplomat internasional seperti Duta Besar AS untuk Jepang, Rahm Emanuel, telah menyampaikan ucapan selamat kepada Ishiba. Mereka menekankan pentingnya memperkuat aliansi AS-Jepang di tengah situasi keamanan regional yang semakin tegang. 

Ishiba dijadwalkan mengumumkan kabinetnya pada Selasa mendatang setelah sesi khusus parlemen.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.