Dark/Light Mode

Prabowo Ingin Politik Rukun Sesuai Ajaran Bung Karno

Senin, 21 Oktober 2024 08:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato perdana usai dilantik pada sidang paripurna MPR di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2024). (Foto: Tedy Octariawan Kroen/RM)
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato perdana usai dilantik pada sidang paripurna MPR di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2024). (Foto: Tedy Octariawan Kroen/RM)

 Sebelumnya 
Dimulai dari Prabowo selaku Presiden terpilih yang membacakan sumpah jabatan. Kemudian dilanjutkan Gibran Rakabuming sebagai Wakil Presiden terpilih. Keduanya membacakan sumpah jabatan secara tenang dan teratur.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan penandatangan berita acara antara Presiden dan Wakil Presiden yang baru bersama 9 pimpinan MPR. Kemudian, berita acara itu, diserahkan Muzani kepada Prabowo dan Gibran.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan mendengarkan pidato politik Prabowo selaku Presiden RI periode 2024-2029. Di awal pidato, Prabowo lebih dulu menyapa semua tamu undangan. Dimulai dari tokoh-tokoh di dalam negeri. Mulai dari SBY hingga Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar yang merupakan rivalnya dalam Pilpres 2024 lalu. Setelah itu, Prabowo menyapa satu-persatu perwakilan dari 33 negara yang hadir.

Baca juga : Kemenhub Teken Tiga Perjanjian Strategis

Usai menyapa para tamu yang hadir, Prabowo memulai orasi politiknya. Prabowo menegaskan, bersama Gibran sudah mengucapkan sumpah jabatan sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI. Karena itu, dirinya bersama Gibran berjanji akan menjalankan tugas yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya .

“Kami akan mengutamakan kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia di atas segala golongan, apalagi kepentingan pribadi kami,” kata Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra ini mengakui, tantangan, rintangan, hambatan dan ancaman yang dihadapi bangsa Indonesia di tengah dinamika dan pergulatan dunia, tidak ringan. Namun, dengan kekuatan yang dimiliki, baik dari sumber daya alam yang ada maupun sumber daya manusia, Prabowo optimis, bisa membawa Indonesia jauh lebih baik lagi.

Baca juga : Prabowo Kudu Jadi Panglima

“Saya selalu mengajak saudara-saudara sebangsa dan setanah air untuk menjadi bangsa yang berani. Bangsa yang tidak takut tantangan, bangsa yang tidak takut rintangan, bangsa yang tidak takut ancaman,” ujarnya.

Prabowo mengajak semua kalangan baik cendikiawan, ulama, pengusaha, pemimpin politik, pemuda dan mahasiswa untuk berani menghadapi tantangan-tantangan tersebut.

“Ada tantangan dan kesulitan yang terjadi karena kita kurang waspada. Karena kadang-kadang kita tidak handal dan piawai dalam mengurus kekayaan kita sendiri,” tegasnya.

Baca juga : Bersepeda Itu Lebih Sehat

Prabowo mengakui, masih banyak rakyat Indonesia yang berada di bawah garis kemiskinan. “Terlalu banyak anak-anak yang berangkat sekolah tidak makan pagi. Terlalu banyak anak-anak kita yang tidak punya pakaian untuk berangkat sekolah,” beber eks Menteri Pertahanan itu.

Masih banyak rakyat yang masih hidup miskin. Belum lagi soal kondisi sekolah-sekolah yang tidak terurus.

“Marilah kita berani melihat kenyataan. Kita boleh bangga dengan prestasi, tapi jangan menutup mata dan hati terhadap tantangan-tantangan dan penderitaan saudara-saudara kita,” ujarnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.