Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Eks Danjen Kopassus itu optimis, Indonesia punya kekuatan untuk memberantas kemiskinan. Pemimpin yang berani dan baik akan terpanggil untuk menghadapi yang tidak mgkin dan mencari jalan agar yang tidak mungkin bisa di atasi.
Untuk mewujudkannya, kata Prabowo, perlu suasana kebersamaan, persatuan dan kolaborasi bersama. Prabowo tidak ingin pemimpin-pemimpin itu dicaci maki. Namun, ruang demokrasi harus tetap dibuka.
“Demokrasi kita harus demokrasi yang santun. Demokrasi di mana berbeda pendapat harus tanpa permusuhan. Demokrasi yang menghindari kemunafikan,” tegasnya.
Baca juga : Kemenhub Teken Tiga Perjanjian Strategis
Menurutnya, hanya dengan persatuan dan kerja sama, bisa tercapai cita-cita para leluhur.
“Cita-cita kita adalah melihat wong cilik iso gemuyu, wong cilik bisa senyum bisa tertawa,” ungkapnya.
Prabowo lantas menyinggung soal Jokowi yang merupakan rivalnya dalam dua kali Pilpres, tapi mengajaknya masuk dalam pemerintahan. Menurutnya, ini keteladanan politik yang perlu dirawat dan dilanjutkan.
Baca juga : Prabowo Kudu Jadi Panglima
“Kita bersyukur pada Presiden pertama Bung Karno telah memberi kita ideologi negara, Pancasila. Yang keluar masuk penjara, dibuang di mana-mana dari sejak muda karena memperjuangkan Indonesia merdeka,” tegasnya.
Prabowo juga menyinggung jasa-jasa dari presiden sebelumnya. Mulai dari Soeharto, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Megawati Soekarnoputri, SBY, hingga Jokowi.
“Mereka semua dengan cara masing-masing memiliki sumbangsih terhadap apa yang sekarang kita nikmati. Negara kesatuan yang utuh berdaulat merdeka dan menjaga dan berjuang demi keadilan,” ujar Prabowo.
Baca juga : Bersepeda Itu Lebih Sehat
Di akhir pidatonya, Prabowo lantas menyinggung gaya politik Bung Karno yang merangkul semua kalangan. Prabowo mengajak semua pihak untuk hentikan dendam dan hilangkan kebencian. Indonesia juga harus memiliki peranan dalam menjalan politik luar negeri yang bebas dan aktif. Serta mendukung kemerdekaan bangsa Palestina.
“Bangun kerukunan, bangun gotong royong itu kepribadian bangsa Indonesia. Itu ajaran Bung Karno,” pungkasnya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin, 21 Oktober 2024 dengan judul Prabowo Ingin Politik Rukun Sesuai Ajaran Bung Karno
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya