Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Kecakapan digital pada para santri menentukan bagaimana kemajuan generasi muda di Indonesia.
Generasi muda di kalangan santri dituntut untuk dapat meningkatkan kecakapan dan kompetensi digital menghadai tantangan di dunia digital demi mewujudkan Indonesia maju.
“Semangat literasi digital saat ini kita butuhkan, karena media digital selalu terdepan untuk digunakan belajar,” ucap K.H. Zarkasih Ishaq, Perwakilan Pendiri Pondok Pesantren Miftahul Ulum Addiniyah dalam sambutannya pada Forum Komunikasi Santri Indonesia (FOKSI) mengadakan acara Talkshow Literasi Digital dalam rangka Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2024.
Baca juga : Jadi Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Nggak Ada Matinye
Talkshow kali ini bertemakan “Santri Berdaya Nusantara Berdigdaya Indonesia Maju, di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Addiniyah, Jakarta Selatan.
Wakil Direktur Pembinaan Masyarakat (Wadirbinmas) Kepolisian Daerah Metro Jaya AKBP Wadi Sa'bani turut mengingatkan akan kewaspadaan bermedia sosial bagi santriwan dan santriwati.
Akses santri pada dunia digital haruslah diimbangi dengan keawasan dan kehati-hatian. Konten-konten negatif yang bertebaran di dunia digital jangan sampai merusak moral para santri.
Baca juga : Luhut Hadiri Pelantikan Kabinet Merah Putih, Ini Jabatan Yang Diberikan Prabowo
“Hati-hati terhadap media sosial dan gadget. Hati-hati terhadap konten yang tidak pantas dan merusak akhlak, bijaklah dalam menggunakan media sosial," ujar Bambang Tri Santoso selaku Ketua Tim Literasi Digital Sektor Pendidikan, Perwakilan Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, dalam keterangannya, Selasa (22/10/2024).
Bambang menambahkan, penting bagi santri untuk mempersiapkan diri menjadi lebih kompeten dari sekarang.
Ketua Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (KOPRI PB PMII) Wulan Sari mengungkapkan kiat-kiat agar para santriwan dan santriwati dapat menjadi berdaya, yaitu meningkatkan kompetensi, integritas, dan spiritualitas.
Baca juga : PM Malaysia Hadiri Pelantikan Presiden, Sempat Makan Malam Di Kediaman Prabowo
“Santri itu harus selalu resourceful dan percaya diri. Dua hal ini menjadi modal besar dalam semangat meningkatkan kompetensi," ujar Wulan.
Kegiatan Talkshow Literasi Digital Peringatan Hari Santri Nasional merupakan rangkaian kegiatan program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) yang dihadiri sebanyak kurang lebih 1.000 santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Miftahul Ulum Addiniyah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya