Dark/Light Mode

Siap Bergerak Bersama

Pelestarian Alam-Lingkungan Oleh Masjid, KUA, Penyuluh Agama

Jumat, 1 November 2024 17:41 WIB
Audiensi PPIM UIN Jakarta dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Kementerian Agama RI di Jakarta pada Selasa (29/10/2024). [Foto: Ist]
Audiensi PPIM UIN Jakarta dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Kementerian Agama RI di Jakarta pada Selasa (29/10/2024). [Foto: Ist]

RM.id  Rakyat Merdeka - Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta mengadakan audiensi dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Kementerian Agama RI di Jakarta pada Selasa (29/10/2024).

Pada kesempatan ini dibahas kolaborasi dalam gerakan pelestarian lingkungan melalui kekuatan masjid, KUA, dan penyuluh agama di seluruh Indonesia.

Baca juga : Bikin Gebrakan Baru, Vindes Hadirkan Acara Bukan Main Go, Play, Do!

Hadir dalam pertemuan tersebut, Direktur Eksekutif PPIM UIN Jakarta, Dr. Didin Syafruddin beserta tim, yang disambut oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kamaruddin Amin, dan jajaran staf Kemenag.

Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin (kanan) dan Kepala Subdit Kemasjidan, Akmal Salim Ruhana (kiri). [Foto: Ist]

Pertemuan ini menyoroti potensi Kemenag dalam upaya mendukung gerakan agama dan lingkungan. Seperti diketahui, Kemenag memiliki data semua masjid, lembaga KUA, dan para penyuluh agama yang berpotensi menjadi motor penggerak untuk menciptakan kesadaran dan aksi nyata pelestarian lingkungan di berbagai lapisan masyarakat.

Baca juga : The Circulate Initiative Bersama Swasta dan Pemerintah Atasi Permasalah Sampah Laut

Didin memaparkan, hasil riset PPIM menunjukkan, lebih dari 192 komunitas berbasis agama di Indonesia bergerak di bidang lingkungan, 142 di antaranya berbasis Islam. Temuan ini disambut hangat oleh Kamaruddin. Dia pun menegaskan kesiapan Bimas Islam untuk turut mendukung dan menggerakkan jaringan masjid dan lembaga agama, demi kepedulian terhadap alam.

"Kita punya sekitar 800 ribu masjid, lebih dari 5.000 KUA, dan ribuan penyuluh agama yang siap bekerja sama dalam gerakan agama dan lingkungan ini," ujar Kamaruddin.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.