Dark/Light Mode

Program Makan Bergizi Gratis

Dipuji Di Dalam Negeri, Didukung Di Luar Negeri

Sabtu, 23 November 2024 08:00 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau pelaksanaan uji coba Program Makan Bergizi Gratis di SMK Negeri 7 Semarang, Jawa Tengah, Jumat (22/11/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Makna Zaezar/Spt)
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau pelaksanaan uji coba Program Makan Bergizi Gratis di SMK Negeri 7 Semarang, Jawa Tengah, Jumat (22/11/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Makna Zaezar/Spt)

RM.id  Rakyat Merdeka - Program makan bergizi gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto mendapat sambutan positif dari dalam dan luar negeri. Dari dalam negeri, program yang menjadi janji kampanye Prabowo itu mendapat pujian. Sementara dari luar negeri, banyak negara yang siap mendukung.

Dukungan teranyar datang dari Pemerintah Inggris. Dukungan disampaikan oleh Perdana Menteri (PM) Inggris, Keir Starmer saat bertemu dengan Presiden Prabowo.

Pertemuan kedua pimpinan ne­gara ini dilakukan di kediaman PM Starmer di 10 Downing Street, Lon­don, Inggris, Kamis (21/11/2024).

Baca juga : Pratikno: Pastikan Mudik Dan Balik Aman & Lancar

Di hadapan PM Starmer, Prabowo menjelaskan, program makan bergizi gratis untuk anak sekolah dan ibu hamil. Menurut dia, tujuan program tersebut adalah untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045.

Kepincut dengan paparan Prabo­wo, Inggris pun siap melakukan ker­ja sama. Termasuk transfer pengetahuan untuk mengeksekusi program unggulan Prabowo-Gibran tersebut.

"Kami menyadari pentingnya gizi yang tepat untuk anak-anak dan men­dukung pendidikan mereka," tulis kete­rangan Joint Statement dari pertemuan Prabowo dan PM Starmer dikutip dari situs resmi Pemerintah Inggris, gov.uk.

Baca juga : Gerindra Optimis Indonesia Melesat Jadi Negara Maju

Kedua pimpinan negara juga sepakat memanfaatkan inovasi untuk mem­perkuat ketahanan pangan, sekaligus mengurangi risiko lingkungan. Kedua­nya juga sepakat memperdalam kola­borasi dalam meningkatkan produk­tivitas pertanian, teknologi pertanian, dan pengelolaan hutan serta lahan.

Selain itu, keduanya juga siap kerja sama pendidikan, kesehatan, serta penelitian dan inovasi. Kerja sama ini sangat penting untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan jangka panjang di negara masing-masing.

“Kami sepakat untuk mendorong kolaborasi di bidang-bidang ini. Kami menyadari perlunya kolaborasi yang lebih erat dalam kecerdasan buatan dan inovasi digital terkait,” ujar mereka.

Baca juga : Pasien Tak Perlu Lagi Berobat Ke Singapura

Sebelum Inggris, Amerika Serikat (AS) dan China juga sudah menyatakan dukungannya terhadap program makan bergizi gratis. Dukungan AS ter­hadap program tersebut, dipastikan dalam pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden AS Joe Biden, di Gedung Putih, Washington DC, Selasa (12/11/2024).

Pernyataan dukungan AS dimuat dalam Joint Statement atau Pernyataan Bersama usai pertemuan Biden-Prabo­wo, yang dipublikasikan Gedung Pu­tih. "Presiden Biden juga menyatakan dukungannya terhadap program nasio­nal Indonesia untuk menyediakan makanan bergizi dan sehat bagi anak sekolah dan ibu hamil," tulis Joint Statement kedua negara.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.