Dark/Light Mode

Pengabdian Masyarakat, KPI UIN Jakarta Genjot Literasi Digital Di Banyuwangi

Selasa, 10 Desember 2024 08:51 WIB
Civitas akademik KPI Fidkom UIN Jakarta 
dalam program Pengabdian masyarakat bersama komunitas Rumah Literasi Indonesia (RLI), di Banyuwangi, Jawa Timur. (Foto : ist)
Civitas akademik KPI Fidkom UIN Jakarta dalam program Pengabdian masyarakat bersama komunitas Rumah Literasi Indonesia (RLI), di Banyuwangi, Jawa Timur. (Foto : ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terus meningkatkan pemahaman literasi digital di masyarakat.

Lewat Program Pengabdian Masyarakat berbasis Prodi yang diinisiasi oleh PPM UIN Jakarta, civitas akademik Prodi KPI melakukan kunjungan ke beberapa tempat di Banyuwangi, Jawa Timur.

Tujuannya, berbagi pemahaman pentingnya literasi digital dalam dunia pendidikan, khususnya di lingkungan pondok pesantren.

Salah satu yang dikunjungi adalah Pon-pes Miftahul Ulum, Wonorejo, Banyuwangi pada Rabu (4/12). Kegiatan ini diisi diskusi dengan para santri dan staf pengajar pesantren. 

“Banyak dewan guru di lingkungan pesantren yang masih kurang memahami literasi digital, terutama dalam penggunaan ponsel. Kami hadir untuk memberikan pemahaman bagaimana memanfaatkan media digital secara optimal,” ujar Ketua Prodi KPI, Dr. Yopi Kusmiati dalam keteranganya, Rabu (10/12).

Baca juga : Menteri Fadli Ajak Masyarakat Dukung Women From Rote Island Berlaga Di Oscars

Diketuai oleh Dr. Yakub, rombongan Pengabdian Masyarakat Berbasis Prodi ini juga menyambangi Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, Banyuwangi. 

Saat diskusi dengan para santri di Darussalam Blokagung, dosen KPI, Jumroni, M.Si menjelaskan, santri harus cerdas dalam penggunaan dan pemanfaatan media digital, bijak dalam bersosial media sehingga tidak terjebak dalam penyebaran berita bohong atau hoax.

"Dengan motto pesantren “khoirun al-nas anfa’uhum li al-nas” (sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain) santri harus menebarkan kebaikan melalui media digital, memproduksi konten-konten positif yang mencerahkan banyak orang," jelas Jumroni.

Para dosen KPI Fidkom UIN Jakarta bersama santri di Pon-pes Miftahul Ulum, Wonorejo, Banyuwangi pada Rabu (4/12).

Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi juga menjadi lokasi yang dipilih dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini.

Berkolaborasi dengan komunitas Rumah Literasi Indonesia (RLI), kegiatan ini diharapkan membawa harapan baru bagi pemberdayaan masyarakat Banyuwangi.

Baca juga : Menkomdigi RI dan Mendagri Australia Kerja Sama Perangi Ancaman Digital

“Kolaborasi ini bukan hanya tentang literasi, tetapi juga pemberdayaan di berbagai aspek kehidupan. Kami ingin memberikan dampak nyata,” ujar Koordinator kegiatan, Dr. H.M. Yakub.

Ketua Prodi KPI, Dr. Yopi Kusmiati, menggarisbawahi peran RLI di Banyuwangi sebagai inspirasi masyarakat menyelesaikan berbagai masalah sosial.

“Rumah Literasi Indonesia ini membuktikan bahwa dengan komitmen, literasi dapat menjadi pintu masuk perubahan sosial yang bermakna,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh dosen-dosen KPI yakni Muhammad Fanshoby, Zakaria, Iskandar Trilaksono, Pia Khoirotunnisa, Ade Masturi, dan Dr. Umi Musyarofah. Turut terlibat para mahasiswa Magister KPI UIN Jakarta dan alumni BPI. 

Pengabdian masyarakat ini menjadi langkah baru bagi program studi KPI UIN Jakarta, yang sebelumnya lebih banyak melakukan kegiatan di wilayah Jabodetabek.

Baca juga : Pengamat: Masyarakat Kepri Harapkan Kepemimpinan Ansar-Nyanyang

“Jurusan KPI ini baru pertama kali melakukan pengabdian di luar Jabodetabek. Selain Rumah Literasi Indonesia, kami merasa perlu memperluas ke pesantren-pesantren,” imbuh Dr. Yopi.

Kegiatan ini tak hanya memperluas cakupan pengabdian masyarakat, tetapi juga bertujuan memberdayakan pesantren dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pembelajaran.

“Sayang jika pengabdian ini hanya dilakukan di satu tempat. Pesantren juga harus mendapat manfaat besar dari literasi digital,” pungkasnya.

 

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.