Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Rapat Evaluasi 100 Hari
Prabowo Tebar Pujian Menteri Tepuk Tangan
Kamis, 23 Januari 2025 08:20 WIB
Sebelumnya
Prabowo menegaskan, pada awal 2026 kebijakan penyetopan impor pangan mulai berlaku. Lebih cepat dari target yang dipatok untuk swasembada pangan dalam waktu empat tahun. “Mungkin tiga tahun lebih cepat dari sasaran yang ditetapkan,” imbuh Prabowo.
Prabowo pun meminta ke seluruh jajarannya di KMP agar menempatkan kepentingan bangsa dan masyarakat luas menjadi yang utama dalam bekerja. “Dengan niat baik dan kerja keras, orientasi ke negara dan bangsa, maka kebijakan akan membuahkan hasil yang cepat,” jelas mantan Menteri Pertahanan itu.
Selain itu, Prabowo juga bercerita sempat menemui ekonom senior Emil Salim di kediaman Emil di Jakarta, Rabu (22/1/2025) beberapa jam sebelum pimpin sidang kabinet. Kepada Prabowo, Emil menyampaikan harapan untuk Pemerintah.
Baca juga : Februari, Presiden Lantik Pram-Doel
Menurut Prabowo, mantan Menteri Negara Pengawasan Pembangunan dan Lingkungan Hidup itu, mengingatkan soal pengabdian seorang menteri. “Beliau ingatkan bahwa seorang menteri adalah seorang pejabat negara, berarti orientasi pengabdiannya adalah negara,” tegasnya.
Orientasi ini patut diimani oleh para pejabat negara. Terlepas dari latar belakang yang berbeda seperti dari partai politik, organisasi kemasyarakatan, akademis, hingga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). “Tapi begitu disumpah, menjabat sebagai pejabat negara, orientasi kita, kepentingan kita adalah untuk negara,” tekan Presiden.
Usai mendengarkan arahan Prabowo, seluruh menteri kompak memberikan tepuk tangan. “Paling lama ini. Zaman Pak Jokowi (Presiden RI ke-7) sebentar ya dialognya,” tutup Prabowo.
Baca juga : 650 Ribu Anak Nikmati Makan Bergizi Gratis
Sebelumnya, Litbang Kompas merilis hasil survei terkait tingkat kepuasan publik terhadap 100 hari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hasilnya, sebanyak 80,9 persen responden menyatakan puas dengan kinerja pemerintahan. Menanggapi hasil ini, Prabowo menegaskan komitmennya untuk terus bekerja keras tanpa mengenal lelah.
Litbang Kompas menggelar survei pada 4-10 Januari 2025 dengan mewawancarai 1.000 responden secara tatap muka. Responden dipilih dengan menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi. Tingkat kepercayaan survei 95 persen dan margin of error ±3,10 persen.
Hasil survei menunjukkan, sebanyak 80,9 persen responden mengaku puas. Sementara 19,1 persen menyatakan tidak puas terhadap kinerja 100 hari pemerintahan Prabowo-Gibran.
Baca juga : Raden Igun Wicaksono: Pendapatan Driver Berkurang Signifikan
Tingkat kepuasan publik tercermin dari tingginya angka di berbagai bidang. Bidang politik dan keamanan mencatat angka kepuasan tertinggi sebesar 85,8 persen, diikuti oleh kesejahteraan sosial sebesar 83,7 persen, ekonomi 74,5 persen, dan hukum 72,1 persen.
Menurut Litbang Kompas, implementasi kebijakan populis, seperti pemberian bantuan sosial dalam berbagai bentuk, berhasil menarik apresiasi publik terhadap pemerintahan ini.
“Namun, penerapan kebijakan populis harus diimbangi dengan upaya menyelesaikan masalah struktural yang menekan kelas menengah. Jika tidak, dukungan masyarakat bisa terkikis,” tulis Litbang Kompas, dalam keterangannya, Senin (20/1/2025). [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya