Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo (Bamsoet) membuka Seminar dan Uji Kompetensi IMI Tahun 2025. Kegiatan ini merupakan salah satu program tetap IMI Pusat yang diselenggarakan secara daring dan luring.
Uji kompetensi diikuti 411 orang terdiri dari peserta baru dan pemegang lisensi yang telah habis masa berlakunya dari seluruh Indonesia, dengan 27 jenis lisensi yang bisa diambil. Seminar dan Uji Kompetensi IMI ini diharapkan tidak hanya menghasilkan lisensi dengan klasifikasi yang telah ditentukan, tetapi juga memiliki nilai strategis yang lebih mendalam.
Baca juga : Advokat AL'MI Buka Posko Pengaduan Penipuan Tiket Konser Musik 2025
"Tujuan ini mencakup penguasaan lisensi bagi penyelenggara event, serta pemegang lisensi sumber daya manusia dalam melaksanakan tugas pada event balap motor, balap mobil, dan event mobilitas, yang pada gilirannya akan menjamin peningkatan kualitas," ujar Bamsoet, saat membuka Seminar dan Uji Kompetensi IMI Tahun 2025 secara daring, di Jakarta, Senin (3/2/2025).
Ketua MPR ke-15 dan Ketua DPR ke-20 ini menuturkan, Seminar dan Uji Kompetensi IMI secara daring ditujukan kepada peserta yang akan memperpanjang Lisensi A, pemegang Lisensi B, serta ingin meningkatkan kualifikasinya. Kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk berinteraksi dengan instruktur. Melalui sesi teori dan praktik, ada upaya untuk memperkuat kemampuan kepemimpinan peserta di lapangan, ditambah dengan kajian kasus nyata yang relevan dengan tantangan yang dihadapi dalam acara balap.
Baca juga : Gandeng Baskhara Sinar Sakti, PTP Nonpetikemas Muat Batu Bara
Sementara, pendekatan online diperuntukkan bagi peserta baru serta mereka yang ingin memperpanjang Lisensi B, memperoleh Lisensi Medis, Lisensi Mini 4 WD, dan Lisensi Digital Motorsport. "Dengan fleksibilitas format online, diharapkan peserta dari berbagai daerah dapat tetap mengikuti dan mendapatkan materi yang diperlukan tanpa terhalang jarak," ujar Bamsoet.
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia ini menambahkan, keikutsertaan peserta dalam Seminar dan Uji Kompetensi IMI ini diharapkan dapat dijadikan sebagai momen yang tepat untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan sesuai dengan kualifikasi masing-masing bidang. Hal ini tentunya akan berkontribusi pada pemenuhan parameter kualitas event di Indonesia yang sejalan dengan standar internasional, baik untuk balap motor, balap mobil, maupun mobilitas dan digital motorsport.
Baca juga : SMA Labschool Cirendeu Raih Juara 1 Kompetisi Skybattle 2025
Selain itu, dalam waktu dekat diharapkan peserta Seminar dan Uji Kompetensi IMI yang telah memenuhi kualifikasi, dapat ditugaskan IMI untuk turut serta dalam penyelenggaraan event dunia di Indonesia pada tahun 2025. Antara lain MXGP 1 Putaran yang akan dilaksanakan pada Juni 2025 di Kertajati, Formula E yang akan diadakan pada bulan Juli 2025 di Sirkuit Ancol, serta MotoGP yang akan diselenggarakan di Sirkuit Mandalika pada bulan Oktober 2025.
Pelaksanaan Seminar dan Uji Kompetensi IMI ini mencerminkan keseriusan organisasi dalam menciptakan lingkungan yang kondusif untuk belajar dan bertumbuh. "Dengan pendekatan yang menyeluruh dan berorientasi pada pengembangan kemampuan, IMI berupaya untuk mempersiapkan para pemangku kepentingan dalam menjalani kompetisi yang semakin ketat dan dinamis," pungkas Bamsoet.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya