Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Meski Diancam Trump, Raja Yordania Tegas Tolak Rencana Relokasi Warga Gaza
Rabu, 12 Februari 2025 12:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Raja Yordania Abdullah II tegas menolak rencana Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk memindahkan warga Gaza ke Yordania. Penolakan ini disampaikan langsung saat keduanya bertemu di Gedung Putih, Washington DC, Selasa (11/2).
Raja Abdullah menjadi pemimpin Arab pertama yang bertemu dengan Presiden AS ke-47 setelah pernyataannya yang kontroversial tentang pencaplokan Gaza dan relokasi warganya ke Yordania dan Mesir.
Meski mendapat penolakan, Trump tetap bersikeras dengan rencananya. Bahkan, ia mengancam akan menghentikan bantuan keuangan untuk Yordania dan Mesir jika kedua negara menolak menerima warga Gaza.
Baca juga : Balas Dendam, Trump Cabut Izin Keamanan dan Akses Joe Biden ke Informasi Rahasia
“Kami menyumbang cukup banyak uang di sana. Kami bisa saja menghapus semua itu,” ancam Trump, dikutip dari The New York Times, Rabu (12/2).
Trump mengklaim ingin membangun kembali Gaza sebagai kawasan wisata yang disebutnya “Riviera Timur Tengah”. Namun, dalam rencana tersebut, warga Palestina tidak akan diizinkan kembali ke rumah mereka yang telah hancur akibat serangan Israel.
“Kami akan mengambilnya. Kami akan mempertahankannya, kami akan menghargainya. Kami akan mewujudkannya pada akhirnya, di mana banyak pekerjaan akan tercipta bagi orang-orang di Timur Tengah,” tegas Trump.
Baca juga : Indonesia Tolak Rencana Trump Relokasi Warga Gaza, Dorong Solusi Dua Negara
Pernyataan ini memicu kemarahan dunia Arab, terutama karena dianggap mengabaikan hak rakyat Palestina atas tanah mereka sendiri.
Menanggapi pernyataan Trump, Raja Abdullah kembali menegaskan bahwa Yordania tidak akan menerima pemindahan warga Palestina dari Gaza maupun Tepi Barat.
“Ini adalah posisi Arab yang bersatu. Membangun kembali Gaza tanpa menggusur warga Palestina dan mengatasi situasi kemanusiaan yang mengerikan harus menjadi prioritas bagi semua,” cuit Raja Abdullah II melalui akun X-nya, Rabu (12/2/2025).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya