Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Wabup Purbalingga Dukung Band Sukatani Kritik Membangun Lewat Lagu
Sabtu, 22 Februari 2025 16:36 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Bupati (Wabup) Purbalingga Dimas Prasetyahani mendukung band punk asal Purbalingga Sukatani berkesenian di bidang seni musik. Sukatani juga didukung untuk menyampaikan kritik membangun.
"Di bidang seninya tentunya kami mendukung. Tapi kalau kritik dan lain-lainnya, kami tidak bisa sedalam itu ya karena itu hak masing-masing orang untuk mengkritisi instansi ataupun lembaga pemerintahan yang ada," katanya usai menghadiri Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-454 Kabupaten Banyumas di Alun-Alun Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah dikutip dari Antara, Sabtu (22/2/2025).
Dimas mengingatkan, Band Punk Sukatani yang viral larena lagu berjudul Bayar Bayar Bayar yang mengkritik polisi ini tetap memegang teguh tata krama. Apalagi ini mewakili kalangan anak muda.
Baca juga : Ferry Juliantono: Himpuni Siap Dukung Percepatan Pembangunan Pemerintah Lewat Koperasi
Dikatakan, budaya bangsa Indonesia merupakan budaya ketimuran yang perlu mengutamakan sopan santun. Sehingga kritik harus berefek positif dan membangun.
Namun pun demikian, Dimas mengakui, dari sisi bahasa, perspektif setiap orang pasti berbeda-beda. Ada yang bilang kasar, ada juga yang menilai wajar.
"Intinya, jangan sampai membungkam masyarakat yang kritis terhadap kelembagaan maupun instansi," sebut Bupati kelahiran 1995 ini.
Baca juga : Sempat Terhenti, Kalayang Bandara Soetta Kini Beroperasi Normal Lagi
Apakah akan memberi perlindungan kepada personel Sukatani yang juga warganya, pihaknya siap melindungi masyarakat Purbalingga. Apalagi jika sekiranya ada yang mengancam atau mengintimidasi.
Terkait vokalis Sukatani yang dikabarkan dipecat dari tempatnya mengajar di salah satu sekolah dasar di Purbalingga, dia mengaku belum mendalami kabar tersebut.
Sebelumnya, personel Sukatani menyampaikan permintaan maaf kepada kepolisian melalui video di akun media sosial mereka.
Baca juga : Pembangunan 63.000 Unit SPKLU Digeber
Dua personel band Sukatani, Muhammad Syifa Al Lufti alias Alectroguy dan Novi Citra Indriyati alias Twister Angel, menyampaikan permintaan maaf kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Polri atas lirik lagu Bayar Bayar Bayar.
"Kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan institusi Polri atas lagu ciptaan kami dengan judul Bayar Bayar Bayar yang liriknya bayar polisi, yang telah kami nyanyikan hingga menjadi viral. Lagu ini sebenarnya saya ciptakan untuk oknum kepolisian yang melanggar peraturan," tutur Alectroguy.
Saat ini lagu tersebut telah dicabut dari platform streaming lagu Spotify. Dia juga mengimbau kepada para pengguna platform media sosial untuk menghapus konten yang menggunakan lagu tersebut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya