Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sekjen AMPI: Ada Aspirasi Di Pleno, Tapi Arief Rosyid Nggak Masuk Kepengurusan
Minggu, 9 Maret 2025 13:24 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Pusat Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPP AMPI) melakukan perombakan kepengurusan dalam Rapat Pleno ke-V yang digelar 8 Maret 2025 di aula graha DPP Partai Golkar. Salah satu keputusan penting dalam pleno tersebut adalah menunjuk Omar Syarief sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Umum DPP AMPI.
Oemar Syarief mengatakan, Pleno juga menerima surat pengunduran diri Plt Sekretaris Jenderal Rizky Maulana. Pleno memutuskan mengangkat Hendra Paletteri sebagai Sekretaris Jenderal DPP AMPI secara definitif.
"Sementara itu, Rouli T. Octara Rajagukguk ditunjuk sebagai Bendahara Umum DPP AMPI yang baru," ungkap Omar Syarief melalui keterangan tertulis, Minggu (9/3/2025).
Oemar menambahkan, pleno juga menugaskan para pengurus yang baru diangkat untuk segera menyelenggarakan musyawarah nasional (munas) selambat-lambatnya tiga bulan ke depan. Munas bertujuan untuk menata kembali kepemimpinan organisasi serta menyusun program kerja yang lebih progresif.
Baca juga : Presiden & Ketum PDIP: Saling Perhatian, Tapi Tidak Satu Barisan
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Hendra Paletteri mengungkapkan, dalam forum pleno memang muncul aspirasi dari sejumlah peserta yang mengusulkan agar revitalisasi kepengurusan AMPI ke depan turut melibatkan tokoh-tokoh muda nasional, termasuk Arief Rosyid dan beberapa ketua umum organisasi kepemudaan kekaryaan lainnya.
Namun, dalam risalah rapat pleno tersebut, tidak ada satu pun keputusan yang menyatakan bahwa Arief Rosyid masuk ke dalam kepengurusan DPP AMPI.
"Saya sendiri tidak tahu dari mana cerita ini muncul. Karena kalau kita merujuk pada risalah pleno, tidak ada satu pun keputusan yang menyebut nama beliau masuk sebagai pengurus," ujar Hendra.
Menurutnya, jika ada nama yang secara resmi masuk dalam kepengurusan, maka keputusan tersebut harus dikonfirmasi terlebih dahulu kepada yang bersangkutan.
Baca juga : Serap Aspirasi Warga Jaktim, Waketum Komisi A Terima Keluhan Fasum Hingga Lapangan Kerja
"Kalau masuk dalam keputusan resmi, tentu harus dikonfirmasi ke orangnya. Sebab, kalau seseorang menerima posisi di kepengurusan, dia juga harus bertanggung jawab untuk membesarkan AMPI," tegas Hendra.
Dengan demikian, Hendra menegaskan bahwa informasi yang menyebut Arief Rosyid telah masuk dalam kepengurusan DPP AMPI saat ini tidak benar. Keputusan final terkait kepengurusan tetap mengacu pada hasil pleno yang telah disepakati secara resmi.
Arief Rosyid Hasan membantah namanya masuk dalam struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPP AMPI) seperti yang diberitakan oleh media.
Ia menegaskan, dirinya tidak pernah dihubungi oleh pihak AMPI dan tidak mengetahui adanya Rapat Pleno DPP AMPI yang diklaim berlangsung pada Sabtu (8/3/2025)
Baca juga : Agar Ada Kepastian Hukum, Lemkapi Minta Polisi Tuntaskan Kasus Mangkrak
"Nama saya dikutip telah masuk kepengurusan DPP AMPI. Saya tegaskan, saya tidak tahu-menahu terkait pleno yang disebut berlangsung pada 8 Maret 2025, dan saya tidak pernah dihubungi oleh pihak-pihak DPP AMPI yang namanya dikutip dalam artikel tersebut," ujar Arief dalam keterangannya, Minggu (9/3/2025).
Pernyataan ini menanggapi pemberitaan yang menyebutkan bahwa dirinya telah ditunjuk sebagai Wakil Ketua Umum DPP AMPI dalam pleno tersebut, bersamaan dengan sejumlah tokoh lainnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya