Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Lebih lanjut, Abdul mendorong BPKH menghasilkan nilai manfaat hingga 10 persen, bukan hanya 6 persen, seperti yang kerap disampaikan diberbagai forum akademik.
“Kami menekan BPKH agar nilai manfaat bisa meningkat,” imbuhnya.
Menurut Abdul, salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nilai manfaat, melalui investasi strategis. Misalnya, dalam sektor perhotelan di Arab Saudi, khususnya di sekitar Masjidil Haram.
Baca juga : Bahlil Ingin Pastikan Elpiji 3 Kg Tak Disalahgunakan
Sebelumnya, usulan BPKH menjadi Bank Haji disampaikan oleh Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VIII DPR, Rabu (5/3/2025).
“Jadi, masyarakat tak hanya memberi setoran pendaftaran dana haji, juga dapat menerima dan mengelola dana masyarakat dengan pengelolaan sebagaimana bank syariah lain,” kata Sekjen Amphuri Zaky Zakariya Anshari.
Selain itu, lanjut dia, hal tersebut juga memungkinkan adanya kemanfaatan dana investasi yang lebih adil, sesuai besaran dana yang disetorkan. Calon jemaah juga berpotensi tidak membayar biaya perjalanan ibadah haji lebih mahal.
Baca juga : Erick Tunjuk Agrinas Kelola 221 Ribu Ha Lahan Sawit
“Kalau BPKH menjadi Bank Haji Indonesia, seperti Mandiri, BCA, keuntungan tahunannya bisa sampai Rp 50 triliun. Dengan adanya Bank Haji, biaya perjalanan haji ke depan bisa lebih murah atau bisa gratis,” tutur Zaky.
Wacana perubahan BPKH menjadi Bank Haji juga ramai diperbincangkan netizen di media sosial X.
“Apa lagi, nih? Baru saja ada Danantara, Bank Emas, sekarang ada wacana Bank Haji. Sudah lah, benahi, rapihin yang sudah ada saja! Jangan bikin ini, bikin itu, tapi hasilnya tetap sama,” cuit akun @8923347_.
Baca juga : DKI Bangun Sinergitas Hadang Penularan TBC
“Kalau BPKH jadi Bank Haji, profil risikonya akan naik, jadi punya risiko sistemik layaknya perbankan lain. Daripada mikir kejauhan, lebih baik layanannya dulu dibenerin. Jangan sampai ada jemaah yang nggak bisa masuk penginepan atau nggak dapat makan. Kalau layanan sudah benar, baru deh buat rencana macam-macam,” tulia akun @bukanfufugagap_.
“Wacana terus, kapan kerja dan perbaikannya? Kalau mau kerja serius, mending bikin perjanjian lindung nilai (hedging) dengan Arab Saudi. Jadi, biaya haji nggak terlalu diombang-ambing oleh nilai tukar. Kasihan masyarakat kita, mereka sudah banyak masalah,” usul akun @wakroberets. [SSL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya