Dark/Light Mode

Indonesia Emas 2045 di Depan Mata, Mendagri: Kuncinya Sinergi dan Inovasi!

Rabu, 12 Maret 2025 14:43 WIB
Mendagri Tito Karnavian usai Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) Tahun 2025 yang digelar secara virtual dari Ruang Sidang Utama Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (12/3/2025). (Foto: Kemendagri)
Mendagri Tito Karnavian usai Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) Tahun 2025 yang digelar secara virtual dari Ruang Sidang Utama Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (12/3/2025). (Foto: Kemendagri)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian optimistis bahwa visi Indonesia Emas 2045 dapat terwujud.

Dengan tren pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat, Indonesia berpeluang besar menjadi negara berpendapatan tinggi pada 2045.

"Trajectory-nya seperti itu. Indonesia diperkirakan tahun 2045 akan menjadi Indonesia Emas," ujar Tito dalam arahannya pada Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) Tahun 2025 yang digelar secara virtual dari Ruang Sidang Utama Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (12/3/2025).

Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy.

Mendagri menekankan bahwa di masa depan, persaingan antarnegara tidak lagi hanya bergantung pada kekuatan militer, tetapi lebih ditentukan oleh kekuatan ekonomi.

Baca juga : Frisian Flag Indonesia Dukung MBG Melalui Kolaborasi dan Produk Susu Bergizi

Negara dengan tingkat produktivitas tinggi akan memiliki posisi dominan dalam percaturan global.

Dalam konteks ini, Indonesia memiliki empat keunggulan utama yang menjadi kunci menuju Indonesia Emas 2045: 

Pertama, Bonus demografi. Sebanyak 68,7 persen  penduduk Indonesia berada dalam usia produktif (15–60 tahun), memberikan potensi tenaga kerja yang besar. 

Kedua, wilayah luas dan kaya sumber daya. Memberikan keunggulan dalam pengelolaan sumber daya serta pemerataan pembangunan.

Ketiga, Sumber daya alam (SDA) melimpah. Berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca juga : IPA Convex 2025: Kolaborasi Demi Ketahanan Energi dan Investasi Rendah Karbon

Keempat, posisi geografis strategis. Indonesia berada di jalur perdagangan dunia, membuka peluang lebih besar dalam ekonomi internasional.

Namun, Mendagri mengingatkan bahwa bonus demografi harus dikelola dengan baik. Jika tidak dioptimalkan, justru bisa menimbulkan permasalahan sosial, seperti pengangguran dan kriminalitas.

Oleh karena itu, tenaga kerja Indonesia harus dipastikan produktif, sehat, unggul, dan memiliki keterampilan tinggi.

Mendagri menekankan bahwa keberhasilan menuju Indonesia Emas 2045 tidak hanya bergantung pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada stabilitas politik dan keamanan yang terjaga.

Selain itu, inovasi kebijakan sangat diperlukan untuk mengakselerasi pembangunan dan memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Baca juga : RSM Indonesia: ESG dan Keberlanjutan, Kunci Resilience dan Daya Saing Perusahaan

"Yang paling utama adalah kekompakan antara Pemerintah Pusat dan daerah. Semua daerah harus bergerak, termasuk hingga tingkat desa," tegasnya.

Mendagri juga meminta agar Pemerintah Daerah (Pemda) memanfaatkan Rakortekrenbang 2025 secara maksimal, karena forum ini memiliki dampak strategis terhadap arah pembangunan nasional.

"Saya mohon kita memiliki persepsi yang sama, bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan tahun ini dan Rakortekrenbang 2025 adalah perencanaan yang sangat menentukan," ujar Tito.

Sebagai informasi, Rakortekrenbang ini dihadiri oleh jajaran sekretaris daerah (sekda) serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari seluruh Indonesia secara virtual.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.