Dark/Light Mode

Ramadan Street Carnival Bintaro, Festival Gratis Dongkrak Ekonomi UMKM

Kamis, 13 Maret 2025 11:37 WIB
Santunan anak yatim di ajang Ramadan Street Carnival Bintaro.
Santunan anak yatim di ajang Ramadan Street Carnival Bintaro.

RM.id  Rakyat Merdeka - Ramadan Street Carnival Bintaro tidak sekadar menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi dorongan besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Festival yang berlangsung selama satu bulan penuh ini diharapkan mampu meningkatkan semangat berwirausaha serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

Founder dan CEO Bright Eight Group, Yusuf Wuisan, menegaskan bahwa Ramadan Street Carnival bukan hanya perayaan biasa, melainkan ajang yang dirancang untuk membangkitkan gairah ekonomi di sektor UMKM. 

Baca juga : Sambut Ramadan Dan Idul Fitri, Pertamina Pastikan Layanan Energi Lancar

“Seperti tadi sudah saya katakan, acara ini bukan cuma sekadar acara hiburan. Tapi kita ingin membangkitkan semangat luar biasa. Di sini ada beberapa hal yang kita inginkan, biar mereka lebih giat, atau lebih semangat untuk berjuang, untuk lebih maju atau lebih bermanfaat,” ujarnya dalam acara yang digelar di Golden Palma Bintaro, Rabu (12/3/2025).

Festival ini menyediakan berbagai wahana dan hiburan gratis bagi masyarakat. Namun, yang menjadi fokus utama adalah bagaimana festival ini dapat memberikan ruang bagi UMKM untuk berkembang.

Dengan adanya lonjakan jumlah pengunjung, pelaku usaha memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan omzet dan memperkenalkan produk mereka kepada pasar yang lebih luas.

Baca juga : GM GRIB Jaya Gelar Festival Ramadhan: Bantu Masyarakat Dan Berdayakan UMKM

“Masyarakat Bintaro bisa datang ke sini, tapi poinnya adalah tetap membangun UMKM ini, biar mereka anggaplah omsetnya kurang atau bagaimana, dengan adanya acara ini kan ramai, otomatis apapun yang mereka jual, insya Allah bisa laku,” jelas Yusuf Wuisan.

Selain aspek ekonomi, Ramadan Street Carnival juga mengusung misi sosial. Salah satunya adalah program santunan bagi lebih dari 200 anak yatim dari berbagai yayasan di sekitar Bintaro. 

“Terus juga, acara yang paling pentingnya sebenarnya santunan yatim ini. Kurang lebih, di sini ada 200 lebih yang kita undang dari beberapa yayasan. Jadi kita di sini bukan hanya merayakan kemeriahan, tapi juga membagi kebahagiaan bersama adik-adik yang kita undang. Insya Allah, apa yang kita lakukan ini juga menjadi ladang amal untuk keberkahan,” tambahnya.

Baca juga : Dari Baiturrahman Ke Istiqlal, Masjid Garapan Waskita Siap Digunakan Tarawih

Festival ini akan berlangsung hingga tujuh hari setelah Lebaran dan ditutup dengan pesta kembang api sebagai simbol perayaan keberkahan Ramadan. Dengan konsep ekosistem ekonomi yang kuat, diharapkan festival ini bisa menjadi agenda tahunan yang semakin memperkuat perekonomian lokal.

Dengan adanya Ramadan Street Carnival Bintaro, bukan hanya masyarakat yang menikmati hiburan dan suasana Ramadan yang meriah, tetapi juga para pelaku UMKM yang mendapatkan dorongan ekonomi melalui peningkatan transaksi dan eksposur yang lebih luas. Festival ini menjadi bukti bahwa Ramadan bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang berbagi dan menggerakkan ekonomi bersama.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.