Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Disorot PKB
Kang Dedi, 1,6 Juta Pemuda Di Jawa Barat Nganggur Nih!
Rabu, 26 Maret 2025 07:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat (Jabar), Syaiful Huda, menyoroti tren kenaikan pengangguran muda di Jabar. Saat ini, terdapat sekitar 1,6 juta anak muda di Jabar yang tidak memiliki pekerjaan alias nganggur.
“Di DPRD, kita minta Fraksi PKB untuk concern terhadap pengangguran anak muda,” kata Huda, di Kantor DPW PKB Jawa Barat, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kota Bandung, Senin (24/3/2025) malam.
Menurut Huda, porsi pengangguran muda lebih tinggi dari kategori lain. Bahkan, tren pengangguran muda di Jabar naik dari hari ke hari. Dia mengingatkan, tingginya angka pengangguran muda dapat memicu berbagai masalah sosial.
“Ketika yang nganggur muda banyak, maka banyak hal tergadaikan. Mereka yang nganggur malah menjadi individu yang tidak produktif dan ke depannya hampir bisa dipastikan tidak bisa produktif,” ujarnya.
Baca juga : Kena OTT, Hakim Erintuah Sempat Ingin Bunuh Diri
Huda menginstruksikan seluruh kader PKB di DPRD untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar guna mencari solusi untukmengatasi membludaknya pengangguran muda. Termasuk memastikan terbukanya lebih banyak lowongan kerja.
“Kami ingin ini terus disuarakan di DPRD Jabar. Karena di usia yang seharusnya produktif menjadi individu yang tidak produktif, dan tentu ini mengganggu masa depannya. Dampaknya sangat luar biasa besar,” jelasnya.
Dia berharap, dalam waktu dekat, Pemprov Jabar memiliki formulasi yang efektif untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja. Dia juga menekankan pentingnya menjaga iklim investasi agar serapan tenaga kerja di Jabar meningkat.
“Karena lowongan kerja paling banyak yang bisa dibuka ya,lewat investasi padat karya,” tambahnya.
Baca juga : Waspada, Pinjol Ilegal Gencar Cari Mangsa
Selain itu, Huda menegaskan, PKB Jabar akan menjadi mitra strategis Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dalam mengatasi masalah pengangguran. Namun, dia menekankan, PKB juga akan bersikap kritis terhadap kebijakan yang dianggap tidak berpihak kepada masyarakat.
“Kalau Kang Dedi Mulyadi bisa mempercepat penyelesaian masalah di Jawa Barat, kita back up penuh. Tapi kalau kebijakannya timpang dan tidak adil kepada stakeholder lain, PKB akan bersuara keras dalam menyampaikan kritik,” tuturnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat periode Agustus 2024, tingkat pengangguran terbuka Jabar berada pada kisaran 6,75 persen atau sebanyak 1,6 juta orang, tertinggi se-Indonesia.
Kepala Bidang Penempatan Perluasan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Jawa Barat Hendra Kusuma Sumantri menjelaskan, penanganan yang dilakukan Jabar dalam mengatasi pengangguran tersebut yaitu dengan berbasis data individu.
Baca juga : Tindak Tegas Dong Pelaku Kecurangan Takaran Beras
“Penanganan pengangguran berbasis data individu adalah pendekatan yang efektif untuk mengatasi masalah pengangguran dengan menyediakan solusi yang tepat sasaran,” kata Hendra, Senin (24/3/2025).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya