Dark/Light Mode

Disorot PKB

Kang Dedi, 1,6 Juta Pemuda Di Jawa Barat Nganggur Nih!

Rabu, 26 Maret 2025 07:20 WIB
Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda (kiri) saat acara silaturahmi dan buka bersama pengurus DPW PKB Jawa Barat serta Kepala Daerah PKB Se-Jabar di Kantor DPW PKB Jawa Barat, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kota Bandung, Senin (24/3/2025). (Foto: Instagram/syaifulhooda)
Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda (kiri) saat acara silaturahmi dan buka bersama pengurus DPW PKB Jawa Barat serta Kepala Daerah PKB Se-Jabar di Kantor DPW PKB Jawa Barat, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kota Bandung, Senin (24/3/2025). (Foto: Instagram/syaifulhooda)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat (Jabar), Syaiful Huda, menyoroti tren kenaikan pengangguran muda di Jabar. Saat ini, terdapat sekitar 1,6 juta anak muda di Jabar yang tidak memiliki pekerjaan alias nganggur.

“Di DPRD, kita minta Fraksi PKB untuk concern terhadap pengangguran anak muda,” kata Huda, di Kantor DPW PKB Jawa Barat, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kota Bandung, Senin (24/3/2025) malam.

Menurut Huda, porsi pengangguran muda lebih tinggi dari kategori lain. Bahkan, tren pen­gangguran muda di Jabar naik dari hari ke hari. Dia mengin­gatkan, tingginya angka pen­gangguran muda dapat memicu berbagai masalah sosial.

“Ketika yang nganggur muda banyak, maka banyak hal terga­daikan. Mereka yang nganggur malah menjadi individu yang tidak produktif dan ke depannya hampir bisa dipastikan tidak bisa produktif,” ujarnya.

Baca juga : Kena OTT, Hakim Erintuah Sempat Ingin Bunuh Diri

Huda menginstruksikan se­luruh kader PKB di DPRD untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar guna mencari solusi untukmengatasi membludaknya pengangguran muda. Termasuk memastikan terbukanya lebih banyak lowongan kerja.

“Kami ingin ini terus disuara­kan di DPRD Jabar. Karena di usia yang seharusnya produk­tif menjadi individu yang tidak produktif, dan tentu ini mengganggu masa depannya. Dampaknya sangat luar biasa besar,” jelasnya.

Dia berharap, dalam waktu dekat, Pemprov Jabar memiliki formulasi yang efektif untuk menciptakan lebih banyak lapan­gan kerja. Dia juga menekankan pentingnya menjaga iklim in­vestasi agar serapan tenaga kerja di Jabar meningkat.

“Karena lowongan kerja paling banyak yang bisa dibuka ya,lewat investasi padat karya,” tambahnya.

Baca juga : Waspada, Pinjol Ilegal Gencar Cari Mangsa

Selain itu, Huda menegas­kan, PKB Jabar akan menjadi mitra strategis Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dalam mengatasi masalah pengangguran. Namun, dia menekankan, PKB juga akan bersikap kritis terhadap kebijakan yang dianggap tidak berpihak kepada masyarakat.

“Kalau Kang Dedi Mulyadi bisa mempercepat penyelesaian masalah di Jawa Barat, kita back up penuh. Tapi kalau kebijakannya timpang dan tidak adil kepada stakeholder lain, PKB akan ber­suara keras dalam menyampai­kan kritik,” tuturnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat pe­riode Agustus 2024, tingkat pengangguran terbuka Jabar berada pada kisaran 6,75 persen atau sebanyak 1,6 juta orang, tertinggi se-Indonesia.

Kepala Bidang Penempatan Perluasan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Jawa Barat Hendra Kusuma Sumantri menjelaskan, penanganan yang dilakukan Jabar dalam mengatasi pengangguran terse­but yaitu dengan berbasis data individu.

Baca juga : Tindak Tegas Dong Pelaku Kecurangan Takaran Beras

“Penanganan pengangguran berbasis data individu adalah pendekatan yang efektif untuk mengatasi masalah pengangguran dengan menyediakan solusi yang tepat sasaran,” kata Hendra, Senin (24/3/2025).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.