Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ketum Muhammadiyah: Kehidupan Yang Dilandasi Takwa Lahirkan Teladan Terbaik
Senin, 31 Maret 2025 12:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan setiap muslim yang berpuasa bisa mempraktikkan sikap takwa dalam kehidupan sehari-hari.
Hal ini akan mewujudkan kehidupan yang lebih baik dalam ranah pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan semesta.
“Kehidupan yang dilandasi takwa akan melahirkan teladan terbaik atau uswah hasanah mengikuti jejak Nabi, sekaligus menebar rahmat bagi alam semesta,” tutur Haedar dalam Khutbah Idulfitri di Lapangan Trimulyo Jetis Bantul pada Senin (31/3).
Haedar melanjutkan, ketakwaan dalam kehidupan keluarga akan melahirkan keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah. Antar anggota keluarga satu sama lain saling kasih sayang, menghormati, menjaga, dan memuliakan.
Baca juga : PM Kanada: Hubungan Manis Dengan AS Telah Berakhir
Setiap keluarga peduli pada kerabat dan tetangganya dengan menyambung silaturahmi yang baik.
“Suami dan istri saling menyayangi dan bertanggung jawab dengan penuh kemuliaan. Anak-anak terdidik dengan baik sehingga menjadi insan saleh yang berbakti kepada orang tua (birrul walidain) serta menjadi qurrata ‘ayunin atau generasi permata hati,”imbuh Haedar.
Pasca puasa Ramadan dan Idulfitri setiap muslim semakin baik dalam hubungan kemanusiaan dan kemasyarakatan yang berkeadaban mulia.
Sesama warga dan elite bangsa terjalin hubungan yang damai, tengahan, toleran, rukun, dan bersaudara meskipun berbeda agama, suku, ras, golongan, dan pandangan politik. Satu sama lain tercipta harmoni untuk saling peduli, berbagi, tolong menolong, toleransi, dan saling memajukan.
Baca juga : Ketua Umum IMI: Indonesia Dijadwalkan Kembali Jadi Tuan Rumah MXGP 2026
“Apalagi dalam kondisi kesulitan hidup yang memerlukan sikap saling peduli dan berbagi,”ucap Haedar.
Selain itu, Haedar menuturkan bahwa fungsi kerohanian yang lebih luas dari hasil puasa yaitu menjadi kekuatan untuk membangun negara menuju “baldatun thayyaibatun wa rabbun ghafur”.
“Kehidupan berbangsa dan bernegara akan terasa damai, adil, makmur, bermartabat, berdaulat, dan berkemajuan secara berkeadaban karena dilandasi ketakwaan. Para pemimpinnya berakhlak mulia, adil, cerdas, dan mencintai rakyat yang dipimpinnya dengan menunaikan amanat sebaik-baiknya. Sebaliknya para pemimpin negeri jauh dari korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, menguras sumber daya alam, hidup mewah dan berlebihan, serta merusak di muka bumi,”ntegas Haedar.
Terakhir, Haedar mengatakan bahwa orang bertakwa jika dia diberi kekuasaan di muka bumi pandai menunaikannya dengan sidiq dan amanah.
Baca juga : Muhammadiyah Pagedangan Bagikan Paket Sembako & Bazar Pakaian Murah
“Allah Tuhan yang Maha Kuasa dan Maha Perkasa atas segala sesuatu, yang seringkali di antara manusia ketika diberi sedikit kekuasaan di muka bumi seringkali lupa diri dan menyalahgunakan kekuasaannya sehingga menjadi sumber musibah dan fitnah dalam kehidupan bersama. Padahal sebesar apapun kekuasaan manusia di dunia sungguh kecil di hadapan Allah,” tutup Haedar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya