Dark/Light Mode

Respon Tarif Trump, Pakar Puji Gercep Prabowo Jalin Diplomasi Dengan Negara Lain

Minggu, 6 April 2025 17:44 WIB
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Instagram/prabowo.gibran2)
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Instagram/prabowo.gibran2)

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan memuji gerak cepat Prabowo Subianto melakukan diplomasi ke para pimpinan negara dalam merespons perang dagang Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

“Patut kita apresiasi dan dukung. Negara-negara tersebut bisa diusahakan menjadi alternatif pasar ekspor yang lebih stabil dan tidak bergantung pada kebijakan proteksionis negara lain. Contohnya, Indonesia dapat meningkatkan kerja sama perdagangan dengan negara-negara di Asia, Eropa, dan Timur Tengah,” ucap Iwan Setiawan  dalam keterangan kepada wartawan, Minggu (6/4).

Baca juga : Trump Kerek Tarif Impor, Bob Azam Sarankan RI Tempuh Jalur Diplomasi, Bukan Ngebales

Sebelumnya, Prabowo menghubungi sejumlah pemimpin dan kepala negara Asean merespon kebijakan Trump. Prabowo berbicara dengan lima pemimpin dunia.

Mereka adalah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan; Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim; Yang Mulia Yang di-Pertuan Agong XVII Sultan Ibrahim; Sultan Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah; dan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Baca juga : Antisipasi Tarif Trump, Menpar: Pariwisata Jadi Pertahanan Ekonomi Nasional

Menurut Iwan, perang dagang ini juga menjadi ujian Pemerintahan Prabowo-Gibran di tahun pertama kepemimpinan mereka. Meski, Iwan tahu, sebagai kepala negara, Prabowo sudah memprediksi apa yang terjadi.

“Buktinya, Prabowo sudah menyiapkan strategi ekonomi dan diplomasi yang memperkuat kedaulatan ekonomi dalam negeri, seperti dengan hilirisasi, memperkuat kemitraan dengan negara lain, mencetuskan Danantara agar investasi manufaktur tidak tergantung asing. Dengan fakta ini, artinya Prabowo sudah berpikir jauh ke depan,” jelasnya.

Baca juga : Respons Kebijakan Trump, Hipmi Beri Rekomendasi Ke Pemerintah

“Pemerintah harus menghadapinya dengan gagah berani demi melindungi kepentingan nasional, baik itu dengan strategi ekonomi yang matang maupun  menggalang kekuatan dengan banyak negara melalui diplomasi,” lanjutnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.