Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Target Makan Bergizi Gratis Tercapai
Siswa, Guru, Orangtua Dan UMKM Happy
Senin, 5 Mei 2025 08:00 WIB
Sebelumnya
Testimoni Guru & Murid
LINA, Kepala Sekolah TKIT Nabila Depok
"Alhamdulillah, kami di TKIT (Taman Kanak-kanak Islam Terpadu) Nabila Depok menjadi penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan makan ini memberikan banyak manfaat bagi anak-anak di PAUD. Selain sebagai pembelajaran motorik halus, seperti belajar makan sendiri dan memegang sendok, anak-anak juga mengenal berbagai jenis makanan. Kami melihat anak-anak yang awalnya tidak suka sayur, mulai mencicipi dan akhirnya menyukainya setelah melihat temannya makan sayur.
Sebagai guru, kami terus memotivasi dan mengedukasi anak-anak tentang pentingnya makan sehat. Program ini sangat penting, karena kami tidak tahu apakah anak-anak mendapatkan makanan bergizi di rumah. Dengan adanya program ini, mereka belajar mengonsumsi makanan sehat saat makan siang. Saran kami adalah agar sayur disajikan dalam bentuk berkuah, seperti sup atau bayam, dan disesuaikan dengan porsi yang tepat untuk anak PAUD."
LIS ROSITA, Guru SDN Pasirkaliki Mandiri 1 Cimahi
"Sejak ada program Makan Bergizi (MBG), anak-anak menjadi lebih semangat datang ke sekolah. Kehadiran mereka meningkat dan terlihat lebih termotivasi. Sebagai guru, saya juga merasa terpanggil untuk terus memotivasi mereka. Terutama anak-anak yang kurang suka makan sayur.
Baca juga : “Kerja Dengan Hati, Insya Allah Diberi Kekuatan”
Saya selalu mengingatkan agar tidak memilih-milih makanan karena semua yang bergizi harus disyukuri. Biasanya saya minta mereka mencoba sedikit dulu, dan lama-lama mereka mulai suka.
Saya berharap program ini bisa terus dilanjutkan dan diterapkan secara merata di seluruh sekolah di Indonesia. Ketika saya mengunggah kabar tentang program ini di media sosial, banyak yang bertanya kapan giliran wilayah mereka. Itu menunjukkan besarnya harapan masyarakat."
BUDI PRIHARTONO, Guru SDN Sukatani 4 Depok
"Program Makan Bergizi Gratis di SDN Sukatani 4 Depok telah memberikan dampak positif bagi perkembangan anak-anak. Anak-anak kini lebih teratur dalam hal waktu makan dan menu yang disiapkan oleh ahli gizi membantu meningkatkan semangat dan kesehatan mereka. Selain itu, jumlah anak yang sering sakit juga berkurang. Hal ini menunjukkan efektivitas program ini dalam mendukung kesehatan mereka.
Meski ada pro dan kontra, bagi kami, program ini sangat bermanfaat dan harus tetap dilanjutkan demi kebaikan murid-murid."
Baca juga : Eri Cahyadi Dijagokan Pimpin Banteng Surabaya
ALFI SYAHID MUBAROK, Siswa SDN Pasirkaliki Mandiri 1 Cimahi
"Saya senang dengan program Makan Bergizi Gratis. Saya menikmati lauk ikan, sayuran, susu, dan buah-buahan yang disediakan, terutama melon. Makanan yang diberikan enak dan terasa bergizi.
Saya harap program ini terus berkembang dan semakin sukses di masa depan agar generasi berikutnya tumbuh lebih kuat."
NISA AGUSTIN, Siswi SMKN 04 Depok
"Menurut saya, program Makan Bergizi Gratis sangat perlu. Apalagi kami masuk sekolah pagi pada jam 06.15 WIB. Banyak siswa yang rumahnya jauh berangkat lebih awal dan tidak sempat sarapan. Program ini sangat membantu karena memberi energi untuk belajar tanpa harus repot beli atau masak dulu di rumah.
Baca juga : Hak PAW Parpol Diadukan Ke Mahkamah Konstitusi
Program ini sebaiknya terus dilanjutkan karena masih banyak siswa yang benar-benar terbantu. Terutama yang kondisi ekonominya pas-pasan. Mungkin yang merasa tidak butuh adalah mereka yang lebih mampu, tapi bagi banyak teman lainnya, makan gratis ini sangat berarti."
FIRDAUS ADI, Staf Pasteurisasi SPPG Cimahi Utara
"Kami di SPPG Cimahi Utara selalu menjaga kualitas makanan sesuai dengan SOP yang berlaku seperti penggunaan APD (Alat Pelindung Diri) dan mencuci tangan sebelum menangani atau menyimpan barang agar terhindar dari kontaminasi. Setiap hari, kami memproduksi sekitar 390 hingga 400 liter susu segar untuk memenuhi kebutuhan 3.512 botol susu.
Setelah susu diterima dari peternak lokal, kami langsung melakukan proses pasteurisasi. Setelah selesai, susu disimpan sesuai standar penyimpanan yang berlaku.
Sebelum dipacking, kami memeriksa kualitas susu dan menyaringnya untuk memastikan kebersihan dan keamanannya. Susu kemudian disalurkan ke dispenser yang telah disiapkan, dengan setiap botol berisi 110 ml susu. Sebagai operator, kami berkomitmen untuk memastikan susu yang dikonsumsi oleh penerima manfaat tetap steril, bersih, dan higienis."
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya