Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Uji Klinis Vaksin TB Besutan Bill Gates
BPOM Kasih Lampu Hijau
Jumat, 16 Mei 2025 07:25 WIB
Sebelumnya
Direktur Utama Biofarma Shadiq Akasya mengatakan, industri farmasi telah mengembangkan vaksin TB terbaru dalam 30 tahun terakhir. Sebab, BCG kurang efektif bagi orang dewasa.
“Tidak ada satu pun yang berhasil membuat produk vaksin. Saat ini, ada satu perusahaan global masuk fase 3. Itu (fase 3) harus diapresiasi. Sebab, kami belum masuk pada fase 3 tersebut,” ujarnya.
Shadiq menambahkan, pihaknya menyambut baik uji klinik tahap 3 dan berharap tidak ada kegagalan dalam proses tersebut. Dia juga berharap dukungan dari Gates Foundation agar vaksin itu bisa dibuat secara lokal.
Baca juga : Bulog Handal Serap & Olah Hasil Panen
“Kalau masalah waktunya, setelah selesai itu masih harus diuji lagi. BPOM pasti akan terlibat. Kalau itu ada WHO, yang juga bisa terlibat. Itu sangat-sangat ketat,” cetusnya.
Senior CMC Advisor Vaccine Development Gates Foundation Rasayam Prasad mengatakan, pengembangan vaksin tak cukup untuk menyelamatkan nyawa. Karenanya, akses terhadap vaksin juga harus diperluas.
“Di masa depan, kami menantikan untuk mengembangkan vaksin lagi. Bukan hanya untuk Indonesia, tapi Indonesia menjadi hub untuk menyuplai vaksin secara global. Tuberculosis, campak, rubella, pneumonia, rota dan tentu saja, polio,” ujarnya.
Baca juga : Pemerintah & Aparat Janji Sikat Pemalak!
Sebelumnya, pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan pengusaha asal Amerika Serikat (AS) Bill Gates, menyepakati Indonesia menjadi salah satu negara penerima uji coba vaksin TB yang didanai Bill Gates lewat Bill and Melinda Gates Foundation. Calon vaksin baru TB ini bernama M72 dan sudah masuk dalam fase uji klinis tahap 3.
Setelahnya, netizen ramai-ramai mengungkap kekhawatiran pemilihan Indonesia sebagai salah satu lokasi pengujian vaksin TB besutan Bill Gates.
“Harus diakui, kita butuh vaksin TB. Tapi amankan kita, Indonesia, jadi tempat kelinci percobaan vaksin. Mending uji cobanya dimulai dari pejabat-pejabat dulu. Kalau berhasil baru ke penduduk,” tulis akun @JalilBasyah di media sosial X.
Baca juga : Pemprov DKI Disarankan Tiru Belanda Dan Inggris
“Apa pun itu, saya harap ada perlindungan dari subjek uji coba vaksin TB. Ini harus jadi prioritas,” harap @arifin34533.
“Jangan kampungan banget dah. Yang namanya vaksin pasti diuji coba dulu. Kalau nggak diuji, kita nggak tahu efektivitasnya. Jujur saja, kita sudah dapat vaksin sejak bayi. Saat mau naik haji, kita juga harus di vaksin. Saya dukung uji coba vaksin TB di Indonesia,” timpal akun @LubyT201.
“Masyarakat kita ini, memang agak lucu. Seolah, kurang belajar dari kasus pandemi Covid-19. Inget nggak, saat pandemi, ada uji coba vaksin dan kita berharap dapat bagian. Bahkan, antrean pemberian vaksin covid mengular. Saat ini, vaksin TB sedang uji coba, lalu kita menolak, ini kan aneh,” tutur akun @ngkraMurka_. [SSL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya