Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Harkitnas, Indramayu Dorong Generasi Muda Adaptif Menuju Indonesia Emas
Selasa, 20 Mei 2025 22:11 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang diperingati setiap 20 Mei bukan hanya menjadi momen mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga refleksi penting bagi pembangunan daerah, termasuk Kabupaten Indramayu. Semangat persatuan, perjuangan, dan kebangkitan menjadi pijakan dalam mewujudkan visi besar Indramayu Reang yang Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong.
Kabupaten Indramayu tengah menapaki jalur kebangkitan baru, seiring dengan hadirnya Kawasan Rebana (Cirebon–Patimban–Kertajati) sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat. Rebana bukan sekadar kawasan industri dan infrastruktur, tetapi juga simbol transformasi dan akselerasi pembangunan daerah, termasuk Indramayu sebagai salah satu daerah penyangga penting kawasan ini.
Dalam kerangka Indramayu Reang, nilai religius menjadi fondasi yang tak tergantikan. Pembangunan fisik yang masif harus dibarengi dengan pembangunan mental spiritual masyarakat. Pemkab Indramayu terus mendorong hadirnya ruang-ruang dakwah, pendidikan keagamaan, serta penguatan karakter melalui program keagamaan di tengah arus modernisasi kawasan Rebana.
Baca juga : Founder SRE: Generasi Muda Siap Jadi Garda Energi Bersih
Pilar ekonomi kerakyatan semakin mendapat ruang besar untuk tumbuh. Dengan masuknya investasi di sektor industri dan infrastruktur di wilayah Indramayu, seperti di Kecamatan Losarang, Balongan, Krangkeng dan sekitarnya, UMKM lokal berpeluang besar naik kelas. Pemkab Indramayu aktif menjalin sinergi dengan pelaku usaha untuk memastikan masyarakat lokal menjadi bagian dari rantai pasok industri Rebana.
Aspek aman dan nyaman menjadi komitmen pemerintah daerah dalam menjaga iklim investasi sekaligus melindungi masyarakat dari dampak negatif industrialisasi. Kehadiran pusat pertumbuhan baru harus disertai dengan penguatan regulasi, pengawasan lingkungan, serta peningkatan kualitas layanan publik, termasuk akses kesehatan dan pendidikan.
Gotong royong sebagai nilai luhur bangsa Indonesia, dan menjadi bagian dari Indramayu Reang, tetap menjadi roh pembangunan. Dalam konteks Rebana, gotong royong ditunjukkan melalui kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam mendesain pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Baca juga : Solmet Yakin Prabowo Mampu Wujudkan Indonesia Emas 2045
Bupati Indramayu Lucky Hakim menegaskan, pihaknya membuka pintu lebar-lebar kepada investor yang akan menanamkan investasi di Kabupaten Indramayu. Lucky menjamin Kabupaten Indramayu sangat aman dan ramah bagi para investor.
Dia lalu membahas peran para pemuda Indramayu sebagai generasi penerus yang harus mengambil peran strategis. Dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional, Lucky mengajar para pemuda untuk kreatif, inovatif, dan adaptif dalam menghadapi tantangan zaman, sekaligus menjadi pelaku utama pembangunan di tanah kelahirannya, terutama dalam ekosistem ekonomi digital dan industri kreatif yang tengah tumbuh.
Pemkab Indramayu akan terus menjaga semangat kebangkitan ini agar tidak hanya menjadi simbol seremonial tahunan, melainkan menjadi gerakan nyata yang menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat. Dengan kerja bersama, nilai luhur, dan arah pembangunan yang jelas, Indramayu siap menyongsong masa depan yang lebih cerah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya