Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Survei nasional Indikator Politik Indonesia yang dilakukan pada 17–20 Mei 2025 menunjukkan bahwa publik masih memiliki tingkat kepercayaan tinggi terhadap Presiden Prabowo Subianto dalam mengusut kasus-kasus besar korupsi.
Itu tercermain dalam berbagai penanganan kasus yang ditangai aparat penegak hukum.
Dalam kasus dugaan korupsi di Pertamina, yang disebutkan merugikan negara lebih dari Rp193 triliun misalnya, sebanyak 52,8% responden menyatakan percaya Kejaksaan Agung mampu mengungkap tuntas kasus tersebut.
Baca juga : Puan Kritisi Berbagai Persoalan Aktual
Persentase ini meningkat menjadi 55,3% di kalangan responden yang mengetahui kasus tersebut.
“Lebih dari separuh warga percaya bahwa Kejaksaan Agung mampu mengungkap tuntas kasus tersebut”, mengacu pada perkara dugaan korupsi di Pertamina senilai lebih dari Rp193 triliun," jelas Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia dalam paparan resminya, dikutip Rabu (28/5),
Sementara itu, dalam kasus dugaan suap mantan pejabat Mahkamah Agung, Zarof Ricar, yang melibatkan uang tunai hampir Rp1 triliun dan emas 51 kg, 42,7% responden menyatakan percaya Kejaksaan Agung mampu mengungkap tuntas kasus tersebut, dengan 39,5% kurang atau tidak percaya.
Baca juga : Bintang Toedjoe Ajak Masyarakat Terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
Kasus lainnya yaitu penangkapan Kepala Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait dugaan suap sebesar Rp60 miliar dalam perkara ekspor minyak mentah kelapa sawit.
Sebanyak 47% responden menyatakan percaya Kejagung mampu menyelesaikan kasus ini, sementara 36,4% menyatakan kurang atau tidak percaya.
Untuk kasus yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), seperti dugaan korupsi pemberian kredit oleh Lembaga
Baca juga : RI-China Kompak, Prabowo Dorong Penciptaan Lapangan Kerja dan Transfer Teknologi
Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) senilai Rp890 miliar, 46,1% responden percaya KPK mampu mengungkap kasus ini. Di kalangan yang mengetahui kasusnya, angkanya naik menjadi 54,3%.
Survei juga mencatat persepsi publik atas kondisi pemberantasan korupsi nasional saat ini. “Sekitar 37.4% menilai keadaan pemberantasan korupsi di negara baik/sangat baik, sementara sekitar 22.6% menilai sedang, dan yang menilai buruk/sangat buruk 35.4%.”
Survei ini melibatkan 1.286 responden melalui metode double sampling, dengan margin of error sekitar ±2,8% pada tingkat kepercayaan 95%.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya