Dark/Light Mode

Hadirkan Semesta AI, Lintasarta Dorong Akselerasi Adopsi Kecerdasan Buatan

Jumat, 28 Maret 2025 21:31 WIB
Semesta AI dipresentasikan di NVIDIA GTC 2025, di San Jose, California, Amerika Serikat. (Foto: Lintasarta)
Semesta AI dipresentasikan di NVIDIA GTC 2025, di San Jose, California, Amerika Serikat. (Foto: Lintasarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Lintasarta, sebagai AI Factory di bawah naungan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group, memperkuat komitmen dalam mendorong akselerasi adopsi kecerdasan artifisial (AI) dengan menghadirkan Semesta AI. Ini adalah program pertama di Indonesia yang didukung kolaborasi dengan NVIDIA Inception yang merupakan sebuah program global yang dirancang untuk membina perusahaan rintisan (startup).

Kolaborasi strategis dengan NVIDIA ini menegaskan komitmen Lintasarta dalam memberdayakan startup untuk mempercepat inovasi berbasis AI yang berdampak luas bagi industri nasional.

Sebagai satu-satunya NVIDIA Cloud Partner (NCP) di Indonesia, Lintasarta mendapatkan dukungan penuh dari NVIDIA untuk terus memperkuat ekosistem AI nasional. Semesta AI, sebagai bagian dari inisiatif gerakan AI Merdeka, bertujuan untuk membuka akses lebih luas terhadap pengembangan solusi AI inovatif menggunakan use case lokal yang ada di Tanah Air.

Baca juga : Hery Gunardi: Bankir Multidimensi Pendorong Transformasi Di Industri Keuangan

Semesta AI dipresentasikan di NVIDIA GTC 2025, di San Jose, California, Amerika Serikat, menyoroti peran Indonesia yang semakin berkembang dalam lanskap inovasi AI global. Acara ini mencakup diskusi industri bertajuk, “Bagaimana Indonesia Mewujudkan Platform AI Berdaulat yang Dipimpin oleh Sektor Telekomunikasi untuk 270 Juta Pengguna”.

Mengakselerasi AI untuk Indonesia

Semesta AI sebagai bagian dari NVIDIA Inception program menawarkan manfaat strategis bagi startup, antara lain:

  • Bimbingan ahli dan mentor dari para profesional industri AI
  • Dukungan teknis untuk pengembangan dan implementasi solusi AI
  • Akses ke teknologi accelerated computing dari NVIDIA
  • Peluang kolaborasi dengan perusahaan terkemuka di dalam jaringan Lintasarta
  • Voucher GPU Merdeka hingga 115.000 dolar AS untuk proyek AI terbaik.

Startup yang tergabung dalam program ini harus menunjukkan skalabilitas solusi AI yang kuat serta potensi implementasi nyata di berbagai sektor industri nasional. Sejak diperkenalkan dalam peluncuran AI Merdeka pada November lalu, yang dihadiri 419 startup, hingga kini sudah lebih dari 150 startup dan Independent Software Vendor (ISV) yang telah mendaftarkan diri dalam Semesta AI. Dari jumlah tersebut, 10 startup dan ISV terbaik akan melangkah ke fase Black Belt, tahap akhir dari program ini.

Baca juga : Cedera Lagi, Ginting Absen Di Kejuaraan Bulutangkis Asia

President Director & CEO Lintasarta, Bayu Hanantasena, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata dari tujuan mulia Lintasarta dalam memberdayakan Indonesia untuk mempercepat pencapaian potensi digital bangsa. 

“Melalui Semesta AI, kami ingin memberdayakan startup dan ISV di Tanah Air agar mampu menciptakan solusi AI yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memiliki dampak nyata bagi industri dan perekonomian nasional. Untuk mendukung misi tersebut, kami akan terus membangun ekosistem digital yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia,” ujar Bayu, dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat (28/3/2025).

Peluang Menjanjikan bagi Startup

Startup yang berhasil melalui semua tahapan dalam Semesta AI akan berkesempatan untuk berkolaborasi dengan Lintasarta dalam skala pengembangan yang lebih luas. Dengan jaringan lebih dari 2.300 pelanggan dari berbagai sektor strategis--termasuk keuangan, manufaktur, layanan kesehatan, sumber daya alam, dan sektor pelayanan publik--Lintasarta membuka peluang bagi startup untuk mengimplementasikan solusi AI mereka secara langsung di industri.

Baca juga : Hadir Di Hong Kong FILMART, Indonesia Pavilion Dorong Ekspansi Industri Konten Ke Pasar Global

Selain itu, Lintasarta juga memastikan bahwa inisiatif Semesta AI sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), dengan membangun infrastruktur digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Dengan menghadirkan Semesta AI, Lintasarta ingin memastikan bahwa ekosistem AI Indonesia semakin matang dan siap bersaing di tingkat global, seraya terus mengakselerasi pengembangan teknologi AI di Indonesia. "Kami berharap Lintasarta tetap menjadi pionir dalam memperkuat ekosistem AI nasional yang berdampak nyata bagi percepatan adopsi AI untuk pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” tutup Bayu.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.