Dark/Light Mode

Profil Marsma TNI Fajar, Eks Kadispenau Yang Gugur Dalam Laka Pesawat Di Bogor

Minggu, 3 Agustus 2025 14:56 WIB
Marsma TNI Fajar Adriyanto gugur dalam kecelakaan pesawat latih sipil Quicksilver GT500 yang dipilotinya di Desa Benteng Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (3/8/2025). (Foto: Istimewa)
Marsma TNI Fajar Adriyanto gugur dalam kecelakaan pesawat latih sipil Quicksilver GT500 yang dipilotinya di Desa Benteng Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (3/8/2025). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Kelompok Staf Ahli Pendidikan dan Latihan Angkatan Udara (Kapoksahli Kodiklatau) Marsma TNI Fajar Adriyanto gugur dalam kecelakaan pesawat latih sipil Quicksilver GT500 yang dipilotinya di Desa Benteng Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (3/8/2025).

Marsma TNI Fajar bukanlah sosok asing bagi para wartawan, karena dia pernah menjabat Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) periode 2019-2020.

Baca juga : Eks Kadispenau Marsma TNI Fajar Adriyanto Gugur Dalam Laka Pesawat Di Bogor

Marsma TNI Fajar yang merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) Tahun 1992 dan SMA Negeri I Malang Tahun 1989, lahir di Bandung 20 Juni 1970. Serta alumni Pasca Sarjana Universitas Pertahanan Indonesia.

Dalam masa pendidikan Pasca Sarjana ini, Marsma TNI Fajar mendapatkan sertifikat dan brevet "Tanggap Tangkas Tangguh" yang diberikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dr. Syamsul Ma'arif MSi. Almarhum merupakan satu-satunya perwakilan TNI yang menerimanya penghargaan tersebut.

Baca juga : Erick Thohir Minta I League Kaji Ulang Regulasi Kuota Pemain Asing

Di kampus Universitas Pertahanan Indonesia, Marsma TNI Fajar juga tercatat sebagai peraih tesis terbaik, dengan judul "Pengerahan Kekuatan Udara (Air Power) dalam Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana di daerah Terpencil".

Penerbang tempur F-16 dengan call sign “Red Wolf” ini memiliki jejak karier sebagai Komandan Lapangan Udara/Danlanud Manuhua (2017-2019), Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara/Kadispenau (2019-2020), Kepala Pusat Potensi Dirgantara TNI Angkatan Udara/Kapuspotdirga (2020-2023), hingga Kepala Kelompok Staf Ahli Pendidikan dan Latihan Angkatan Udara (Kapoksahli Kodiklatau) sejak 6 Desember 2024.

Baca juga : Polri Gandeng FBI, 2 Kali Pesawat Haji Diancam Bom

 

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.