Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bakal Kembali Periksa Lisa Mariana, KPK: Kemarin Kondisinya Kurang Fit
Senin, 25 Agustus 2025 15:57 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan kembali memeriksa Lisa Mariana sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Jawa Barat dan Banten (BJB).
Juru bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, dalam pemeriksaan sebelumnya, Jumat (22/8/2025), kondisi Lisa kurang sehat.
"Dalam pemeriksaan pekan kemarin, saudari LM dalam kondisi kesehatan yang kurang fit, sehingga penyidik masih membutuhkan keterangan berikutnya dari saudari LM," kata Budi kepada wartawan, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (25/8/2025).
Namun Budi belum dapat menginformasikan kapan pemeriksaan lanjutan terhadap Lisa bakal dilaksanakan. Menurutnya, tim penyidik masih melakukan koordinasi.
Baca juga : Bakal Jadi Ketum, Budi Djiwandono Diyakini Mampu Besarkan Karang Taruna
"Sudah dikomunikasikan dan direncanakan akan dilakukan pemanggilan kembali terhadap saudari LM. Ini masih dikoordinasikan ya, nanti kami akan update berkait dengan rencana pemeriksaan terhadap saudari LM," ucapnya.
Budi melanjutkan, dalam pemeriksaan ini, Lisa digali seputar aliran dana non-budgeter di Bank BJB. KPK menduga, dana itu bersumber dari sisa pembiayaan iklan yang korupsi.
"KPK menelusuri aliran-aliran tersebut follow the money. Oleh karena itu, pemeriksaan terhadap saksi saudari LM menjadi bagian upaya KPK untuk melacak dan menelusuri terkait dengan aliran dana non-budgeter tersebut, untuk apa dan untuk siapa," beber Budi.
Sebelumnya, Lisa Mariana menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan pada Jumat (22/8/2025) lalu. Dia mengaku menjalani pemeriksaan selama sekitar 2 jam. Materinya soal penerimaan uang dari kasus korupsi di BJB.
Baca juga : Tiba di KPK, Lisa Mariana Janji Bakal Kooperatif
"Hari ini sudah selesai saya menjadi saksi pemeriksaan Bank BJB, Ridwan Kamil, ya. (Ditanya seputar) aliran dana aja," kata Lisa di Gedung Merah Putih KPK, Jumat sore.
Lisa mengakui menerima aliran dana hasil korupsi tersebut. Uang itu digunakan untuk keperluan anaknya.
"Ya kan buat anak saya. Saya nggak bisa sebut nominalnya ya," ucapnya.
Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan lima orang tersangka. Mereka yaitu Yuddy Renaldi selaku mantan Dirut Bank BJB; Widi Hartono (WH), yang menjabat pimpinan Divisi Corporate Secretary Bank BJB; serta Ikin Asikin Dulmanan (IAD), Suhendrik (S), dan Sophan Jaya Kusuma (RSJK), selaku pihak swasta.
Baca juga : PGN Kembali Pasok Gas Ke Kemenhan Dan TNI
Perbuatan kelimanya diduga telah menimbulkan kerugian negara hingga Rp 222 miliar. KPK menduga uang tersebut masuk sebagai dana pemenuhan kebutuhan non-budgeter.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya