Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kyai Said Aqil: Bangun Jembatan Komunikasi Antara Elit dan Rakyat
Selasa, 2 September 2025 22:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Said Aqil Siroj bersama pengurus LPOI dan Ketua Ojol Indonesia Mulyono 01, melakukan silaturahmi ke rumah keluarga almarhum Affan Kurniawan.
“Ini sebagai bentuk dukungan spiritual dan solidaritas kemanusiaan yang telah menjadi tradisi bangsa Indonesia,” tuturnya.
Dia menjelaskan, tradisi ini harus diperkuat, agar ukhuwah islamiyah (persaudaraan sesama muslim), ukhuwah wathaniyah (sesama warga bangsa), dan ukhuwah insaniyah (sesama manusia) semakin solid dan menjaga persatuan bangsa.
Kyai Said menegaskan, ketersumbatan komunikasi antara elit dengan rakyat dapat memicu ketidakpercayaan publik yang berpotensi berkembang menjadi aksi protes.
Baca juga : Kemendagri Sosialisasikan Pemutakhiran Kodefikasi-Nomenklatur Keuangan Daerah
Jika tidak terkendali, protes dapat ditunggangi kelompok kepentingan hingga berubah menjadi aksi anarkis. Karena itu, silaturahmi perlu diperkuat sebagai jembatan komunikasi antara elit dan rakyat.
Selain silaturahmi diperlukan pula upaya silatul ilmi (menyambungkan gagasan), silatul amal (menyambungkan rencana tindak), dan silatul maal (menyambungkan tali asih/modal).
Dengan begitu, rakyat dan pemimpin bisa saling percaya dan bekerja sama untuk kepentingan bangsa. Upaya ini dapat dilakukan melalui omni channel (jalur online dan offline) agar tidak ada celah bagi provokator.
Kyai Said yang juga anggota Dewan Pengarah BPIP menekankan pentingnya kewaspadaan nasional, deteksi dini, dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman dari dalam maupun luar negeri.
Baca juga : KAI Terapkan Pemberhentian Luar Biasa di Jatinegara dan Lempuyangan
Menanggapi situasi kebangsaan terkini yang mulai membaik, Kang Said, pengasuh Pesantren Al Tsaqofah menyampaikan, semua pihak harus bisa melakukan damage control.
"Mari dukung upaya Presiden, Polri, BIN, dan TNI dalam memulihkan situasi. Wujudkan Gerakan Jaga Indonesia dengan menjaga kawasan masing-masing dari kelompok perusuh," ajaknya.
Dia juga mengajak tokoh agama, masyarakat, dan pemuda untuk menyerukan pesan menenangkan agar warga tidak mudah terprovokasi.
Aspirasi yang disampaikan generasi muda perlu diakomodasi di kanal demokratis yang tepat.
Baca juga : Sudarsono Hadisiswoyo: Jaga Stabilitas dan Kedaulatan Demi Kepentingan Rakyat
Kyai Said juga berpesan kepada aparat keamanan agar menggunakan pendekatan persuasif dan soft approach.
“Hukumnya wajib mendukung pemerintahan yang sah dan konstitusional di bawah Presiden Prabowo. Tidak boleh ada upaya jahat merongrong pemerintahan," tuturnya.
Terakhir, Kyai Said mengajak para pemimpin agama untuk mendoakan Indonesia agar tetap aman, damai, makmur, dan sentosa.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya