Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dibantu Gubernur Luthfi, Warga Demak Happy Bisa Tinggal di Rumah Apung
Senin, 6 Oktober 2025 20:42 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Senyum lega tampak menghiasi wajah Muslim (50), warga Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Selama bertahun-tahun, rumahnya selalu jadi langganan renovasi kecil akibat terendam rob dan air pasang.
Kini, setelah bantuan rumah apung dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah rampung, ia bisa bernapas lega.
"Alhamdulillah, bantuan rumah apung dari Pak Gubernur Jateng Ahmad Luthfi sudah selesai dan bisa ditempati," kata Muslim dikutip laman Jatengprov, Senin (6/10/2025).
Lebih dari 10 tahun Muslim dan keluarganya hidup dalam kepungan air pasang. Ia berkali-kali meninggikan rumah, namun setiap tahun tetap terendam. Sebagai pencari kerang, pendapatannya Rp30 ribu-Rp50 ribu sehari habis untuk kebutuhan hidup dan renovasi rumah.
"Sudah berkali-kali meninggikan rumah, tapi tiap tahun pasti terendam lagi," ujarnya.
Baca juga : Puteri Komarudin: Dampak Shutdown AS Bisa Bikin Rupiah Menguat
Kini, Muslim bisa hidup lebih tenang. Selain terbebas dari rob, uang yang biasa dipakai untuk renovasi bisa ditabung dan untuk biaya sekolah anak.
"Alhamdulillah sekarang bisa menabung, dan juga bisa membiayai anak sekolah," lanjutnya.
Hal serupa dirasakan Romani, penerima manfaat rumah apung lainnya. Hunian barunya jauh lebih nyaman, lengkap dengan ruang tamu dan dua kamar tidur.
"Wah, lebih nyaman di rumah apung. Kalau rumah yang lama sudah separuh kena rob. Jadi harus menunduk kalau di dalam rumah," ucapnya.
Romani yang tinggal bersama istri dan dua anaknya merasa lebih bersemangat bekerja.
Baca juga : Polisi Evakuasi Warga Terdampak Banjir Bandang Dan Longsor Di Lampung Barat
"Sekarang bisa menabung dan semangat kerja. Saya ingin anak-anak jadi orang, jangan sampai susah seperti saya," tegasnya.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Jawa Tengah, Boedyo Dharmawan mengatakan, program bantuan rumah apung di Desa Timbulsloko tahap pertama sudah rampung dengan tiga unit rumah apung.
"Untuk penanganan dampak banjir rob di Sayung, ada pembangunan rumah apung tiga unit dan relokasi tiga unit," jelasnya.
Boedyo menambahkan, program ini akan berlanjut hingga menyasar 111 kepala keluarga yang terdata layak menerima bantuan.
"Setelah tiga unit rampung, ke depan ada 17 warga yang tercatat mendapat bantuan di tahap selanjutnya. Harapannya bisa 100 persen, tentu melalui komunikasi dengan penerima dan stakeholder," terangnya.
Baca juga : Pj Gubernur Agus Fatoni Ajak Warga Pertahankan Papua Tetap Aman Dan Damai
Bantuan rumah apung ini, kata Boedyo, bukan sekadar hunian, tapi juga memberikan kehidupan yang lebih sehat dan layak.
"Jadi hidupnya bisa lebih sehat, dan anak-anak bisa belajar dengan baik di rumah," tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya