Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Prabowo Jadikan Hari Santri Momentum Penguatan Pendidikan Keagamaan
Sabtu, 25 Oktober 2025 17:29 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menjadikan peringatan Hari Santri Nasional 2025 sebagai momentum untuk memperkuat ekosistem pendidikan keagamaan di Tanah Air.
Prabowo menegaskan Pemerintah berkomitmen memberikan perhatian lebih besar terhadap pengembangan dan kesejahteraan pesantren di seluruh Indonesia.
“Saya telah merestui usulan pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di bawah Kementerian Agama. Langkah ini menjadi bukti nyata prioritas strategis pemerintah untuk memperhatikan, melindungi, memperkuat, dan meningkatkan kesejahteraan pondok pesantren,” kata Prabowo seperti dikutip di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (25/10/2025).
Baca juga : BRI Peduli Salurkan Perahu Literasi Dorong Peningkatan Pendidikan Di Pesisir Tolitoli
Prabowo juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh santri, santriwati, kiai, nyai, dan keluarga besar pesantren di seluruh penjuru negeri.
“Saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, menyampaikan Selamat Hari Santri Nasional Tahun 1447 Hijriah. Di Hari Santri ini, kita mengenang semangat juang para santri yang dengan ilmu, iman, takwa, dan cinta tanah air turut merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” tuturnya.
Prabowo juga mengingatkan kembali peran penting para santri dalam sejarah perjuangan bangsa. Salah satu tonggak penting adalah Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang digelorakan KH Hasyim Asy’ari.
Baca juga : Pemerintah Siapkan Regulasi Percepatan Penanganan Pinjol Ilegal
Menurut Ketua Umum Partai Gerindra itu, semangat jihad yang digemakan delapan dekade lalu tetap relevan hingga hari ini sebagai inspirasi menjaga keutuhan dan martabat bangsa.
“Kita tidak boleh lupa, Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 atau 1367 Hijriah yang dipelopori KH Hasyim Asy’ari merupakan tonggak penting dalam sejarah perjuangan bangsa menuju Indonesia yang merdeka, berdaulat, dan bermartabat,” ujar Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo menilai tema Hari Santri Nasional tahun ini, “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia,” mencerminkan tekad santri masa kini untuk terus berkontribusi dalam membangun bangsa dan berkiprah di tingkat global.
Baca juga : BPH Migas Terbitkan 542 Ribu Surkom, Penyaluran BBM Subsidi Makin Terarah
“Saya percaya, santri hari ini bukan hanya penjaga moral bangsa, tetapi juga pelopor kemajuan—menguasai ilmu agama dan ilmu dunia, berakhlak mulia, serta berdaya saing," ujarnya.
Prabowo mengajak seluruh santri dan masyarakat untuk meneguhkan tekad dalam mengawal kemerdekaan menuju peradaban yang berkeadilan, berakhlak, dan bermartabat.
“Sekali lagi, Selamat Hari Santri Nasional 1447 Hijriah. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan meridai para santri, santriwati, kiai, nyai, serta seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya