Dark/Light Mode

Ingatkan Pesan Presiden, Menteri Ara: BPHTB & PBG Harus Cepat & Bebas Pungli

Kamis, 6 November 2025 15:37 WIB
Menteri PKP Maruarar Sirait meninjau pelayanan BPHTB dan PBG untuk rumah subsidi di Jawa Tengah Rabu (5/11/2205)
Menteri PKP Maruarar Sirait meninjau pelayanan BPHTB dan PBG untuk rumah subsidi di Jawa Tengah Rabu (5/11/2205)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perumahan, Kawasan dan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meninjau pelayanan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (5/11/2025).

Dalam arahannya, Ara sapaan Maruarar ini menegaskan kembali pesan Presiden Prabowo Subianto agar pelayanan bagi rakyat dipermudah, dipercepat dan bebas pungli.

Baca juga : Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Menteri Imipas Panen Jagung Di Sidoarjo

"Jangan sampai birokrasi memperlambat masyarakat yang sudah melengkapi syarat. Pelayanan harus cepat, gratis dan bebas pungli," tegas Ara saat meninjau MPP Semarang.

Ia juga menekankan, pentingnya kenyamanan layanan publik di Jawa Tengah. 

Baca juga : Pemprov DKI Pastikan Kegiatan Fotografi di Tebet Eco Park Bebas Pungli

"Kantor pelayanan publik harus nyaman, dan masyarakat wajib melengkapi berkas sesuai ketentuan. Mari kita layani rakyat dengan baik dan permudah layanan publik," ujarnya.

Sementara itu, Mendagri Tito menyatakan dukungan penuh terhadap Program Tiga Juta Rumah Presiden Prabowo yang dijalankan Kementerian PKP. 

Baca juga : Patuhi Arahan Presiden, Mendagri Fokus Jaga Stabilitas Harga Di Daerah

Menurutnya, kebijakan BPHTB dan PBG gratis merupakan langkah strategis untuk mendorong pemerintah daerah ikut serta mendukung pembangunan rumah bagi MBR.

"Saya akan bantu supaya masalah KTP domisili tidak lagi jadi hambatan dalam pengurusan BPHTB dan PBG. Kalau dulu banyak kepala daerah mengeluh PAD-nya turun, padahal kalau rumah banyak dibangun, nanti bisa dikenakan PBB. Jadi efeknya justru menguntungkan daerah," jelas Tito.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.