Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
MTCRC Perkuat Riset Pulau Kecil lewat Pelatihan Penginderaan Jauh
Selasa, 9 Desember 2025 00:01 WIB
Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pengelolaan pulau-pulau kecil dan lingkungan kelautan yang berkelanjutan, Korea-Indonesia MTCRC kembali menyelenggarakan Pelatihan Internasional pada 24–27 November 2025. Kegiatan ini mengusung tema ”International Training on Marine Environmental Mapping using Remote Sensing for Small Island Research and Development” dan menghadirkan para instruktur dan pembicara dari Indonesia dan Korea.
Kegiatan ini merupakan implementasi proyek Korea-Indonesia Coastal Ocean Environment Survey Training (KICOEST). Kegiatan ini diendors proyek dari UN Ocean Decade, dengan dukungan dari Intergovernmental Oceanographic Commission’s Sub-Commission for the Western Pacific (IOC-WESTPAC) UNESCO. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan kerja sama MTCRC dengan kelompok kerja Small Island Research and Development (SIRaD), yang berfokus pada peningkatan kapasitas penelitian dan pengelolaan di pulau-pulau kecil.
Pelatihan penggunaan drone untuk pemetaan pesisir (Foto: Istimewa)
Baca juga : BRI Sahabat Disabilitas Dorong Difabel Berdaya Lewat Pelatihan Dan Pemagangan
Selama empat hari pelaksanaan, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang mencakup pelatihan di KIOTEC Ancol, Jakarta dan praktik lapangan di Pulau Tidung, mengenai pengantar pemantauan lingkungan pulau-pulau kecil, mencakup pengenalan pemantauan lingkungan pulau-pulau kecil, teori, serta pengenalan peralatan penginderaan jauh seperti drone dan Conductivity Temperature Depth (CTD). Para peserta juga diperkenalkan dengan Google Earth Engine (GEE), sebuah platform berbasis cloud untuk analisis geospasial skala besar, serta Sistem Informasi Geografis (SIG/GIS) untuk menangkap, menyimpan, menganalisis, dan mengelola data geografis guna mendukung penelitian dan pengembangan pulau-pulau kecil serta pemrosesan data yang dipandu oleh para ahli dari ITB, IPB, BRIN, MTCRC, dan BlueArc Global.
Kelas pengenalan pemetaan pesisir dengan drone (Foto: Istimewa)
Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan pelatihan ini. Para peserta berasal dari institusi nasional maupun internasional yang mewakili perguruan tinggi dan instansi pemerintah, termasuk ITB, IPB, UGM, UNDIP, UNPAD, UNUD, UNPATTI, UNHAS, UB, Universiti Malaysia Sabah, Kemenko Pangan, BRIN, DKPKP DKI Jakarta, dan BP Geopark Belitung. Peserta memiliki latar belakang yang beragam, mulai dari mahasiswa, dosen, hingga pelaksana teknis.
Baca juga : PetroChina Perkuat Efisiensi dan Keamanan Operasi Migas Jabung
“MTCRC sebagai penyelenggara memastikan bahwa keterampilan yang diperoleh peserta dapat langsung diterapkan untuk memperkuat pengelolaan lingkungan laut di masa mendatang.” ucap Ivonne, Director of MTCRC.
“Harapannya, ilmu dan jejaring yang terbangun melalui pelatihan ini dapat berlanjut, khususnya dalam pengelolaan pulau-pulau kecil dan pengembangan proyek berskala nasional maupun internasional di masa depan.” pesan Prof. Zainal, Co-Chairs of the SIRaD Working Group
“Kegiatan ini selaras dengan misi IOC untuk menyediakan sains yang dibutuhkan bagi laut yang kita inginkan, melalui pemerataan kapasitas ilmiah dalam menghadapi tantangan kelautan.” ujar Dr. Park Hansan,
Baca juga : Menghilangkan Kekhawatiran Publik, Mempercepat Perwujudan Energi Hijau
“Pelatihan ini dinilai strategis untuk mendukung pengambilan keputusan di sektor kelautan, khususnya dalam mengatasi keterbatasan data yang saat ini baru tercakup sekitar 19%” ucap Bapak Yogi Yanuar, Kemenko Pangan
Sebagai penutup, pelatihan ini juga akan dilanjutkan dengan kegiatan lokakarya dengan judul yang sama guna memperluas jangkauan peserta dan memperkuat diseminasi ilmu yang telah diperoleh selama pelatihan. Selain itu, hasil dari kegiatan ini, yang difasilitasi melalui kolaborasi antara MTCRC dan IOC-WESTPAC, diharapkan dapat memberikan kontribusi berharga dalam memajukan inisiatif penelitian dan pengembangan serta mendorong pengelolaan pulau-pulau kecil secara berkelanjutan.
Laila Nur Istiqomah
General Affairs Staff at MTCRC
General Affairs Staff at MTCRC
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya