Dark/Light Mode

Sopir Sudah Ditahan

Kapolda Metro Jaya: Tak Ada Korban Jiwa Dalam Insiden Mobil MBG Tabrak Siswa SD

Kamis, 11 Desember 2025 12:35 WIB
Mobil Daihatsu Gran Max pengangkut MBG nyelonong masuk ke SDN Kalibaru 01, Cilincing hingga mengakibatkan 20 orang mengalami luka-luka, Kamis (11/12/2025). (Foto: Tangkapan layar IG)
Mobil Daihatsu Gran Max pengangkut MBG nyelonong masuk ke SDN Kalibaru 01, Cilincing hingga mengakibatkan 20 orang mengalami luka-luka, Kamis (11/12/2025). (Foto: Tangkapan layar IG)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memastikan, tidak ada korban meninggal dalam insiden tragis Daihatsu Gran Max pengangkut makan bergizi gratis (MBG), yang nyelonong masuk ke SDN Kalibaru 01, Cilincing hingga mengakibatkan 20 orang: 19 siswa dan satu guru mengalami luka-luka, Kamis (11/12/2025).

Saat kejadian, guru tengah menyiapkan barisan anak-anak untuk kegiatan literasi. Dalam kegiatan tersebut, anak-anak duduk di lapangan sekolah. 

"Korban saat ini berjumlah 20 orang. Satu guru dan 19 siswa sudah dibawa ke RS Koja dan Cilincing. Di RS Koja, ada satu guru dan empat siswa yang dirawat. 15 siswa lainnya dirawat di RS Cilincing," kata Asep, Kamis (11/10/2025).

Baca juga : Sopir Sudah Diamankan, Polisi Siapkan Posko Pelayanan Korban Dan Tim Trauma Healing

Menurutnya, Polda Metro Jaya sudah menyiapkan posko di RS Cilincing dan RS Koja untuk memudahkan keluarga korban mencari dan memantau kondisi kesehatan putra-putrinya yang menjadi korban kecelakaan tragis tersebut.

Selain itu, Polda Metro Jaya juga akan membentuk tim trauma healing untuk seluruh korban.

"Kami sudah komunikasi dengan Wakil Kepla Sekolah untuk meliburkan para siswa, dikembalikan ke rumah masing-masing. Kami akan menurunkan tim dari Polda dan Polres untuk memberikan trauma healing kepada para siswa," papar Asep.

Tak Ada Korban Meninggal 

Baca juga : BSI Gandeng Polda Metro Jaya: Tidak Ada Pencairan Dana Hibah SAL Dari Bank

Asep menegaskan, tak ada korban meninggal dalam musibah tabrakan mobil Grab Max pengangkut MBG, yang mengakibatkan 19 siswa dan satu guru luka-luka.

"Tidak ada yang meninggal dunia. Kita doakan,  semuanya cepat sehat. Informasinya, ada lima orang yang luka berat di RS Koja. Yang luka ringan, dirawat di RS Cilincing," papar Asep.

Sopir Sudah Diamankan

Asep memastikan, pihaknya sudah mengamankan sopir Grab Max pengangkut MBG di Polres Metro Jakarta Utara, untuk dilakukan pemeriksaan.

Baca juga : Polairud Polda Metro Jaya Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana di Sumatera

"Untuk mendalami kejadian tersebut, saya menurunkan Dirkrimum dan Dirlantas. Hasilnya nanti akan kami umumkan," ujar Asep.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.