Dark/Light Mode

GAPASDAP Dorong Penguatan Dermaga untuk Kelancaran Merak–Bakauheni

Sabtu, 13 Desember 2025 20:20 WIB
Foto: Ketua Umum DPP GAPASDAP Khoiri Soetomo
Foto: Ketua Umum DPP GAPASDAP Khoiri Soetomo

RM.id  Rakyat Merdeka - Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (GAPASDAP) memandang perlunya penguatan infrastruktur pelabuhan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kelancaran layanan penyeberangan di lintasan MerakBakauheni, khususnya pada periode dengan lonjakan trafik seperti Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta Angkutan Lebaran.

Menurut GAPASDAP, kesiapan armada kapal di lintasan tersebut pada prinsipnya telah memadai. Namun, pemanfaatannya masih perlu terus dioptimalkan agar dapat memberikan layanan yang lebih efisien dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Ketua Umum DPP GAPASDAP Khoiri Soetomo mengatakan, optimalisasi layanan penyeberangan memerlukan dukungan infrastruktur yang sejalan dengan ketersediaan armada.

Baca juga : PGE dan Pengembang Panas Bumi Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Aceh

“Armada kapal sudah tersedia dan siap beroperasi. Ke depan, penguatan fasilitas dermaga akan sangat membantu agar pemanfaatan kapal bisa lebih optimal dan pelayanan kepada pengguna jasa semakin baik,” ujar Khoiri, Sabtu (13/12/2025).

Saat ini, sekitar 70 kapal tercatat siap melayani lintasan Merak–Bakauheni. Dengan kapasitas dermaga yang ada, rata-rata sekitar 28 kapal per hari dapat beroperasi secara efektif. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama dalam rangka menjaga kelancaran arus penyeberangan.

GAPASDAP menilai, peningkatan kapasitas dan kualitas dermaga berpotensi membuka ruang bagi pengoperasian kapal yang lebih luas, sehingga kapasitas angkut dapat meningkat tanpa penambahan armada baru.

Baca juga : Alfons Manibui Dorong Penguatan Dana Bagi Hasil Migas untuk Daerah Penghasil

Selain kapasitas, kondisi teknis dermaga juga dinilai penting untuk terus ditingkatkan, antara lain melalui penguatan fasilitas pendukung guna memastikan proses sandar berjalan aman dan lancar, terutama saat kondisi cuaca kurang bersahabat.

Terkait pengaturan operasional, GAPASDAP mencatat bahwa berbagai skema, termasuk pengoperasian kapal berkapasitas besar, telah diterapkan pada periode tertentu dan memberikan hasil positif. Untuk operasional harian, pengaturan armada yang proporsional dinilai tetap diperlukan agar layanan tetap efisien dan sesuai dengan kebutuhan.

Di sisi lain, aspek efisiensi energi juga menjadi perhatian, mengingat angkutan penyeberangan memanfaatkan BBM bersubsidi. Karena itu, pengelolaan armada yang tepat dinilai penting agar penggunaan energi tetap optimal.

Baca juga : Pemprov DKI Tanggung Biaya Pengobatan Dan Pemakaman Korban Kebakaran Ruko Terra Drone

GAPASDAP berharap penguatan infrastruktur pelabuhan dapat menjadi bagian dari agenda jangka menengah dan panjang dalam peningkatan layanan penyeberangan nasional.

“Kami siap berkolaborasi dan berdialog dengan seluruh pemangku kepentingan untuk merumuskan solusi teknis yang terbaik, demi keselamatan, kenyamanan masyarakat, dan keberlanjutan layanan penyeberangan,” pungkas Khoiri.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.