Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
100 Babinsa Tembus Medan Ekstrem Bawa 10 Ton Bantuan Ke Bener Meriah
Senin, 22 Desember 2025 20:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 100 Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI dikerahkan untuk menyalurkan 10 ton bantuan beras kepada warga terdampak bencana di wilayah terpencil Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Medan ekstrem pegunungan Gayo tidak menghalangi upaya para prajurit dalam memastikan bantuan tiba tepat waktu.
Para Babinsa yang tergabung dalam Satuan Percepatan Mobilitas (SPM) Korem 011/Lilawangsa itu menggunakan sepeda motor trail guna menembus jalur yang sempit, berlumpur, serta melewati bekas longsor. Masing-masing personel membawa sekitar 25 kilogram beras per unit motor untuk menjangkau desa-desa yang terisolasi.
Baca juga : Waspada Cuaca Ekstrem Selama Nataru, Kapolri Minta Satgas Bencana Siaga Total
Komandan pelaksana kegiatan, Letnan Kolonel Patri Andi Ariyanto mengatakan, metode tersebut dipilih mengingat keterbatasan akses kendaraan roda empat di kawasan pegunungan Gayo.
“Distribusi beras dilakukan menggunakan sepeda motor trail, dengan setiap personel membawa sekitar 25 kilogram. Target penyaluran 10 ton bantuan diselesaikan dalam waktu dua hari sebagai percepatan distribusi kepada masyarakat,” ujar Letkol Patri, Senin (22/12/2025).
Baca juga : Stok dan Distribusi BBM di Banda Aceh Berangsur Pulih
Ia menuturkan, selain jalur darat, TNI juga memaksimalkan jalur udara guna mempercepat pendistribusian bantuan ke wilayah yang sulit dijangkau. Kombinasi kedua jalur tersebut dinilai penting agar tidak ada daerah terdampak yang terisolasi pasokan pangan.
Sementara itu, TNI terus memperkuat kehadirannya dalam penanganan bencana di wilayah Sumatra. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto sebelumnya menyampaikan bahwa sebanyak 36.636 personel telah diterjunkan ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Baca juga : Bukan dari Pemerintah UEA, Beras 30 Ton dari Bulan Sabit Merah
Personel tersebut tidak hanya fokus pada penyaluran logistik, tetapi juga membantu perbaikan jembatan, pemulihan akses transportasi, serta pelaksanaan trauma healing bagi anak-anak terdampak bencana.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya