Dark/Light Mode

Wamen ESDM Pantau Pasokan Energi Sumatera: Memastikan Nadi Tetap Berdenyut

Kamis, 25 Desember 2025 13:38 WIB
Wakil Menteri ESDM Yuliot (tengah-pegang mic) memastikan pasokan BBM, LPG, dan listrik di Sumatera Utara dan Sumatera Barat aman selama Natal dan Tahun Baru. (Foto: Kementerian ESDM)
Wakil Menteri ESDM Yuliot (tengah-pegang mic) memastikan pasokan BBM, LPG, dan listrik di Sumatera Utara dan Sumatera Barat aman selama Natal dan Tahun Baru. (Foto: Kementerian ESDM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perjalanan menyusuri punggung Bukit Barisan di penghujung tahun bukan sekadar rutinitas birokrasi bagi Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot.

Dari perbukitan Tapanuli Utara hingga pesisir Sumatera Barat, perjalanan darat panjang ditempuh demi satu tujuan: memastikan nadi kehidupan masyarakat tetap berdenyut melalui ketersediaan energi.

Melalui rute darat yang membelah Padang Sidempuan, Batang Toru, hingga Panyabungan, Yuliot turun langsung memantau titik-titik krusial pasokan energi.

Agenda ini menjadi krusial di tengah upaya pemerintah menjaga kekhidmatan Natal dan kemeriahan menyambut Tahun Baru 2026 di wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

"Saya pagi tadi dari Pasaman Barat, Pasaman, Agam, dan juga tadi melintas di Padang Pariaman, dan pada sore hari tiba di Kota Padang. Untuk ketersediaan BBM, yang saya lihat di SPBU berdasarkan pengecekan, itu alhamdulillah sudah tidak ada antrian yang cukup signifikan, hanya beberapa kendaraan yang ada antrian," ujar Yuliot saat meninjau PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kota Padang, Rabu (24/12/2025).

Tantangan Logistik di Sitinjau Lauik

Baca juga : Nataru, Pertamina Patra Niaga Siaga Pasokan Energi Dan Salurkan Paket Pendidikan

Meski secara umum pasokan BBM di Sumatera Barat terkendali, tantangan geografis tetap membayangi. Kemacetan panjang di jalur legendaris Sitinjau Lauik menjadi hambatan utama distribusi.

Jalur ini merupakan urat nadi logistik yang menghubungkan Kota Padang dengan wilayah dataran tinggi di sekitarnya.

Yuliot menjelaskan bahwa kendala distribusi tersebut menyebabkan keterlambatan pengiriman antara 6 hingga 8 jam.

"Jadi sehingga kalau daerah Bukit Tinggi, Batu Sangkar, Payakumbuh, Kabupaten Agam, dengan ada keterlambatan 8 jam, itu justru masyarakat ini antriannya cukup panjang," imbuhnya.

Menyikapi hal tersebut, pemerintah telah mempertebal ketahanan stok. Cadangan BBM di Sumatera Barat yang semula rata-rata 9 hari, kini telah ditingkatkan menjadi 13 hari.

Baca juga : Wamen ESDM Cek Pasokan Energi Nataru Di Sumut, Pastikan BBM-LPG Aman Terkendali

Bahkan, untuk jenis Pertamax Turbo, cadangan disiapkan hingga 35 hari ke depan. Terkait distribusi LPG, Yuliot mendorong PT Pertamina memperkuat sinergi dengan kepala daerah dan kepolisian.

Pengawalan truk pengangkut energi menjadi kunci agar pasokan tiba tepat waktu di tengah padatnya arus lalu lintas libur akhir tahun.

Strategi Suplai Silang

Dalam manajemen krisis energi kali ini, pemerintah menerapkan strategi cross supply atau suplai silang untuk mempercepat distribusi.

Batas-batas administratif wilayah dikesampingkan demi kecepatan pemenuhan kebutuhan warga.

"Untuk Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung di Sumatera Barat, justru melayani daerah- daerah lain di Sumatera Utara, seperti untuk keperluan di Sibolga dan Tapanuli. Kemudian untuk beberapa daerah dari Sumatra Barat, ini disuplai dari IT Dumai," jelas Yuliot.

Pemulihan Pasca-Bencana

Baca juga : Tak Mau Rakyat Susah, Wamen ESDM Cek Langsung Pasokan Energi di Tapanuli

Di sisi kelistrikan, tantangan muncul dari faktor alam. Meski per 23 Desember kondisi kelistrikan Sumatra Barat dilaporkan normal, cuaca ekstrem kembali memicu persoalan.

Hujan terus-menerus mengakibatkan longsor di Kecamatan Palembayan yang berdampak pada terputusnya aliran listrik.

Data menunjukkan, dari total 274.564 pelanggan yang terdampak, sebanyak 274.419 pelanggan telah kembali menikmati listrik.

Saat ini, tinggal 2 gardu dari total 2.361 gardu yang masih dalam proses pemulihan. Bagi 145 pelanggan yang rumahnya masih gelap, PT PLN (Persero) telah menyiagakan bantuan darurat.

Bantuan berupa genset dan lampu darurat disalurkan agar warga tetap dapat beraktivitas di tengah upaya pemulihan infrastruktur yang terus dikejar di lapangan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.