Dark/Light Mode

Pengamat: Jemput Bola Dukcapil Permudah Korban Bencana Urus Dokumen

Minggu, 28 Desember 2025 19:03 WIB
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. (Dok. Kemendagri)
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. (Dok. Kemendagri)

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan menilai langkah percepatan pelayanan administrasi kependudukan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sangat krusial. Sebab, berkaitan langsung dengan ketertiban penyaluran bantuan dan pemulihan pasca-bencana di wilayah Sumatera.

“Pelayanan adminduk (administrasi kependudukan) merupakan layanan publik yang sangat sentral. Tanpa dokumen kependudukan, proses distribusi bantuan berpotensi tidak tertib dan tidak tepat sasaran,” kata Iwan saat dihubungi, Minggu (28/12/2025).

Menurutnya, bencana di sejumlah wilayah Sumatera menyebabkan banyak warga kehilangan harta benda, termasuk dokumen penting. Karena itu, layanan jemput bola untuk penerbitan dokumen kependudukan baru dinilai sebagai langkah tepat dan sangat dibutuhkan masyarakat.

Baca juga : Pertamina Peduli Berikan Trauma Healing Buat Anak Korban Bencana Sumatera

“Ke depan, Kemendagri juga perlu memastikan pendampingan dan pengawasan agar kebijakan ini benar-benar berjalan efektif di lapangan,” tambahnya.

Diketahui, warga terdampak bencana hidrometeorologi di Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran layanan administrasi kependudukan (adminduk) dari pemerintah. Layanan jemput bola yang dilakukan petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) memungkinkan warga kembali memiliki dokumen kependudukan yang hilang akibat banjir dan longsor.

Sejumlah warga menyampaikan bahwa dokumen penting seperti KTP dan kartu keluarga hanyut atau rusak akibat bencana, sehingga sempat menghambat akses terhadap bantuan dan layanan publik. Namun, berkat pelayanan langsung di lokasi terdampak, proses pengurusan dokumen berlangsung cepat, mudah, dan tanpa pungutan biaya.

Baca juga : Presiden Ajak Seluruh Elemen Bangsa Bersatu Bantu Korban Bencana di Momen Natal

Apresiasi warga tersebut terekam dalam video yang diunggah melalui akun Instagram Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Dalam unggahan tersebut, warga Adiankoting menyampaikan rasa terima kasih atas gerak cepat petugas Dukcapil yang hadir langsung di tengah kondisi darurat.

Layanan jemput bola ini merupakan bagian dari langkah Kemendagri dalam mempercepat pemulihan pelayanan administrasi kependudukan di wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Upaya tersebut bertujuan memastikan masyarakat tetap memperoleh kepastian identitas dan perlindungan administrasi negara, terutama untuk mendukung penyaluran bantuan dan proses pemulihan pascabencana.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 400.8.1.7/9761/SJ tentang Penyelenggaraan Pelayanan Administrasi Kependudukan dan Dokumen Lainnya pada Daerah Terdampak Bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. SE yang bersifat segera itu ditujukan kepada gubernur serta bupati dan wali kota di seluruh Indonesia.

Baca juga : Pengamat: Peran Mendagri Krusial Dalam Percepat Pemulihan Bencana Sumatera

Dalam surat edaran tersebut, Mendagri menekankan pentingnya percepatan pemulihan layanan adminduk agar masyarakat terdampak tetap memiliki kepastian identitas hukum, sekaligus menjamin kelancaran distribusi bantuan dan program pemulihan.

Tito menginstruksikan Gubernur Aceh, Sumut dan Sumbar untuk segera mengarahkan kepala dinas Dukcapil provinsi melakukan pemetaan kondisi layanan adminduk di kabupaten/kota terdampak, termasuk mendata kerusakan sarana dan prasarana akibat bencana. Selain itu, para gubernur diminta mengajukan kebutuhan sarana pendukung, seperti blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP), guna mempercepat penggantian dokumen yang hilang atau rusak.

“Pelayanan penerbitan kembali dokumen kependudukan dilaksanakan dengan prosedur sederhana, cepat, dan tanpa pungutan biaya dalam bentuk apa pun, serta tidak mensyaratkan dokumen pendukung yang hilang, rusak, atau tidak dapat disertakan akibat bencana,” pungkas Tito dalam keterangan resminya, Jumat (12/12/2025).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.