Dark/Light Mode

Dikunjungi 37 Ribu Orang, IKN Jadi Primadona Wisata Baru

Senin, 29 Desember 2025 07:30 WIB
Puluhan ribu pengunjung berwisata di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara saat Libur Natal. (Foto: Instagram/ikn_id)
Puluhan ribu pengunjung berwisata di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara saat Libur Natal. (Foto: Instagram/ikn_id)

 Sebelumnya 
Setiap bus berkapasitas sekitar 40–50 penumpang. Dalam satu kali keberangkatan, bisa mengangkut hingga sekitar 500 orang. 

Pengoperasian EV bus ini sekaligus mencerminkan komitmen IKN terhadap pengembangan transportasi berkelanjutan. “Selama kawasan IKN dibuka untuk kunjungan umum, masyarakat dapat berkunjung menggunakan kendaraan pribadi,” sebut Troy. 

Kesiapan fasilitas dasar seperti kebersihan toilet, ketersediaan air, dan area tunggu juga menjadi perhatian utama selama periode kunjungan Nataru. 

Layanan kesehatan turut diperkuat dengan penyediaan posko kesehatan di rest area dan plaza seremoni, dengan dukungan kerja sama sejumlah rumah sakit dan fasilitas layanan kesehatan. 

Baca juga : Jajal Jembatan Darurat Kutablang, Macet 3 Jam

Selama berada di kawasan KIPP IKN, masyarakat dapat menyaksikan secara langsung proses pembangunan Ibu Kota Nusantara sekaligus menikmati bentang alam Nusantara. 

Tak hanya di kawasan inti pemerintahan, masyarakat juga dapat mengunjungi sejumlah destinasi wisata alam di sekitar IKN, seperti Gunung Parung, Bukit Batu Dinding Samboja, Bukit Teletubbies Samboja, Samboja Lake View, Pantai Pinus Sanipah, hingga BOSF Samboja Lestari, yang menawarkan pengalaman wisata alam sekaligus edukasi lingkungan. 

“Pelaksanaan Nataru menjadi momentum evaluasi untuk terus menyempurnakan tata kelola kunjungan masyarakat di IKN, sehingga ke depan layanan publik dapat berjalan semakin efektif dan berkelanjutan,” tutup Troy. 

Otorita IKN juga terus memperkuat fondasi pembangunan Tahap II dengan menandatangani enam paket pekerjaan supervisi pembangunan infrastruktur strategis. 

Baca juga : Target Indonesia Emas 2045, Gerindra Gaungkan Transformasi Ekonomi

Hingga kini, sebanyak 26 dari total 28 paket pekerjaan Tahap II (2025–2028) telah ditandatangani. Paket­-paket tersebut terdiri atas 14 paket pembangunan fisik dan 12 paket manajemen konstruksi atau supervisi. 

Enam paket supervisi yang ditandatangani meliputi pembangunan jalan kawasan kompleks legislatif, kawasan kompleks yudikatif, kawasan pendukung, Embung 1B, Embung 1C, serta pembangunan kolam retensi. 

Seluruh paket tersebut melibatkan tenaga ahli dan tenaga pendukung dengan masa kerja hingga 2027 melalui skema kerja sama operasi (KSO) dengan sejumlah konsultan nasional. 

Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto menegaskan, melalui pengawasan yang kuat serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, pihaknya memastikan pembangunan IKN berjalan tepat waktu, berkualitas, dan berkelanjutan. 

Baca juga : Pastikan Kondisi Internal Solid, PPP Kepri Sukses Gelar Musyawarah Wilayah

“Seluruh pekerjaan pembangunan IKN memiliki satu tujuan utama, yakni memastikan Nusantara siap berfungsi sebagai Ibu Kota Politik pada 2028,” pungkas Bimo. [BYU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.