Dark/Light Mode

Prabowo Minta Pemulihan Pascabencana Dipercepat

Minggu, 4 Januari 2026 07:35 WIB
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (kiri) menyampaikan arahan kepada praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang ajan diberangkatkan ke Aceh di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (3/1/2026). (Foto: Antara Foto)
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (kiri) menyampaikan arahan kepada praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang ajan diberangkatkan ke Aceh di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (3/1/2026). (Foto: Antara Foto)

 Sebelumnya 
Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri, bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November lalu menyebabkan 22 desa dinyatakan hilang, terdiri atas 13 desa di Aceh, delapan desa di Sumatera Utara, dan satu desa di Sumatera Barat. 

Selain itu, tercatat sebanyak 1.580 kantor desa terdampak, dengan dampak terberat terjadi di Aceh sebanyak 1.455 kantor desa, disusul Sumatera Utara 93 kantor desa dan Sumatera Barat 32 kantor desa. Daerah dengan jumlah desa terdampak terbanyak berada di Aceh Utara dan Aceh Tamiang. 

Sebagian besar wilayah terdampak telah menunjukkan pemulihan, namun masih terdapat sejumlah daerah yang memerlukan penanganan lanjutan, antara lain Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tengah, Gayo Lues, serta beberapa wilayah di Sumatera Utara seperti Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, dan Kota Sibolga. 

Baca juga : Tak Hanya Di Sumatera, Banjir Terjadi Di Mana-mana...

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan, Pe­merintah terus mempercepat fase transisi pemulihan, rehabilitasi, dan rekonstruksi melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Fokusnya pada sektor perumahan, pangan, pendidikan, kesehatan, serta penghidupan masyarakat. 

Pratikno menekankan pentingnya percepatan penyaluran stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak dengan kategori rusak sedang dan rusak berat. 

Hunian sementara disiapkan untuk menjamin keselamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak. 

Baca juga : Masdalina Pane: Masyarakat Diminta Serius Jaga Imunitas

Di sektor pertanian, Pemerintah mendorong percepatan pemulihan lahan pertanian serta menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat di hunian sementara. Pemerintah juga bekerja sama dengan Bulog dan ID FOOD untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga kebutuhan pokok di daerah terdampak. 

Pada sektor pendidikan dan kesehatan, lanjut Pratikno, Pemerintah memprioritaskan pemulihan sarana-prasarana, penyaluran tunjangan khusus guru, serta memastikan rumah sakit dan puskesmas kembali beroperasi secara optimal. 

Dalam upaya pemulihan ekonomi, Pemerintah membentuk posko UMKM, memperluas akses pembiayaan dan pasar, serta melibatkan pemerintah daerah, BUMN, dan sektor swasta. 

Baca juga : Aji Muhawarman: Kemenkes Tegaskan Masih Kondisi Aman

“Pemulihan pascabencana bukan hanya mengembalikan kondisi fisik, tetapi juga menghidupkan kembali ekonomi masyarakat agar daerah terdampak dapat bangkit dan berkembang lebih baik,” kata Pratikno. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.