Dark/Light Mode

Investasi Capai Rp 39 Triliun

Ara & Dedi Naik Beko, Bersihkan Lahan Rusun Subsidi Meikarta

Kamis, 29 Januari 2026 20:07 WIB
Menteri PKP, Maruarar Sirait bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi beri keterangan usai land clearing rusun subsidi untuk rakyat tahap awal di Cikarang Jawa Barat, (Kamis 29/1/2026).
Menteri PKP, Maruarar Sirait bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi beri keterangan usai land clearing rusun subsidi untuk rakyat tahap awal di Cikarang Jawa Barat, (Kamis 29/1/2026).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah mulai merealisasikan pembangunan rusun subsidi untuk rakyat skala besar di kawasan Meikarta, Cikarang, Jawa Barat. 

Di tengah rintikan hujan, Menteri PKP, Maruarar Sirait bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi turun langsung melakukan land clearing rusun tahap awal di lahan seluas 10 hektar milik Lippo Group dengan menggunakan beko atau excavator.

Lahan Meikarta ini mulai dibersihkan sebagai tanda dimulainya pembangunan rusun subsidi atau apartemen vertikal bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Di lahan seluas 10 hektar ini akan dibangun 18 tower apartemen vertikal setinggi 31 lantai dengan total sekitar 141 ribu unit hunian. Proyek ini ditunjukan untuk mempercepat penyediaan rumah layak vertikal di kawasan industri.

"Total nilai investasinya mencapai Rp39 triliun. Ini luar biasa. Saya kira belum ada proyek perumahan di Indonesia tahun ini yang mencapai angka tersebut," kata Ara saat Land Clearing Apartemen Vertikal Meikarta, Kamis (29/1/2026).

Baca juga : Ara Sampaikan Pesan Presiden: Rusun Subsidi Meikarta Harus Dibangun Cepat

Dalam sambutannya, Ara menegaskan pembangunan apartemen vertikal ini tidak hanya menyediakan hunian, tetapi juga menggerakkan ekonomi kawasan. Ribuan tenaga kerja akan terserap, mulai dari buruh konstruksi hingga sektor pendukung, seperti UMKM dan jasa.

"Di sana ada warung-warung, ada pekerjaan, developer dan kontraktor bergerak bersama. Ini adalah ekosistem ekonomi di kawasan industri," ujarnya.

Mantan anggota DPR empat periode ini juga mengapresiasi dukungan Gubernur Jawa Barat yang menyiapkan lahan serupa di Bandung Barat, Bogor, dan Depok, untuk pembangunan apartemen vertikal MBR. 

Ia menyebut kolaborasi Pemerintah Pusat, Daerah, Danantara, DPR hingga ekosistem perumahan lain menjadi kunci sukses Program Perumahan Presiden Prabowo.

Baca juga : KPK Pastikan Meikarta Aman, Ara Gaspol Bangun Rusun Subsidi MBR

Menurut Ara, apartemen vertikal menjadi solusi atas mahalnya harga tanah dan bertambahnya jumlah penduduk. Hunian ini dirancang dekat dengan kawasan kerja, dilengkapi fasilitas sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, pasar serta akses jalan dan tol.

"Ini program perumahan terbesar. Pembanguan dilakukan bertahap, 8 Maret tiang pancang mulai terpasang, 17 Agustus struktur atas mulai dibangun, dan tahun 2028 apartemen vertikal MBR bisa selesai," harapnya.

Politisi dari Partai Gerindra ini akan melaporkan hasil land clearing tahap awal ini kepada Presiden Prabowo, Seskab dan Satgas Perumahan. 

"Saya akan laporkan ke Presiden, termasuk usulan nama baru dari Pak Gubernur KDM terkait rusun menjadi apartemen vertikal. Nama ini sangat bagus untuk meningkat bran tempat tinggal bagi kalangan MBR," ujarnya  

Baca juga : Alhamdulillah, Investasi 2025 Tembus Rp 1.905,6 Triliun, Sukses Lampaui Target

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan, Pemprov Jabar mendukung penuh program perumahan nasional untuk mengatasi kepadatan hunian tapak, mencegah banjir, serta menata ulang  wilayah dalam penyediaan rumah layak dan terjangkau di perkotaan.

"Selain Bandung Barat, Bogor, dan Depok, kami juga siapkan lahan di Purwakarta, Subang, dan Indramayu untuk apartemen vertikal kawasan industri," kata Dedi.

Pria yang akrab disapa Abah Aing ini memastikan lahan Meikarta yang akan dibangun apartemen vertikal ini aman secara hukum, perizinan lengkap, Amdal terpenuhi, dan bebas banjir. "Untuk lahan pertama ini dipastikan clear and clear, dan menjadi icon pertama penyediaan apartemen vertikal bagi pekerja," tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.