Dark/Light Mode

Survei Indikator: 87,3 Persen Yakin Riza Chalid Terlibat Kasus Dugaan Korupsi

Minggu, 8 Februari 2026 16:52 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin (kiri), Plt. Wakil Jaksa Agung Asep Nana Mulyana menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (20/1/2026). (Foto: Tedy Kroen/RM).
Jaksa Agung ST Burhanuddin (kiri), Plt. Wakil Jaksa Agung Asep Nana Mulyana menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (20/1/2026). (Foto: Tedy Kroen/RM).

RM.id  Rakyat Merdeka - Temuan terbaru Indikator Politik Indonesia menunjukkan, hampir seluruh masyarakat Indonesia yang mengikuti perkembangan kasus hukum meyakini keterlibatan Riza Chalid dalam dugaan korupsi tata kelola minyak.

Temuan Indikator menunjukkan, tingkat keyakinan publik terhadap keterlibatan buronan Kejaksaan Agung (Kejagung) tersebut telah mencapai level yang sangat dominan.

Dalam rilis survei nasional bertajuk "Persepsi Publik terhadap Kinerja Presiden dan Kepercayaan Warga terhadap Lembaga-Lembaga Negara" pada Minggu (8/2/2026), Founder sekaligus Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Prof. Burhanuddin Muhtadi, memaparkan bahwa kasus ini telah menjadi perhatian luas seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat (awareness).

Baca juga : Survei Indikator: Mayoritas Publik Percaya Kejagung Usut Tuntas Kasus Chromebook

Berdasarkan data survei periode 15-21 Januari 2026, tingkat kepercayaan publik terhadap keterlibatan Riza Chalid dalam korupsi tersebut menyentuh angka yang sangat masif di kalangan responden yang mengetahui kasusnya.

Burhanuddin menjelaskan bahwa persentase masyarakat yang menyatakan percaya meningkat tajam dalam tiga bulan terakhir.

Kelompok yang menyatakan "Percaya" melonjak menjadi 75,9 persen dari sebelumnya 66,2 persen pada Oktober 2025.

Baca juga : Survei Indikator: 79,9 Persen Publik Puas Kinerja Presiden Prabowo

Sementara responden yang menyatakan "Sangat Percaya" berada di angka 11,4 persen. Jika diakumulasikan, terdapat 87,3 persen, atau hampir seluruh bagian dari masyarakat yang mengetahui kasus ini meyakini bahwa Riza Chalid terlibat dalam skandal tersebut.

"Dari 44,5 persen warga yang tahu bahwa Riza Chalid menjadi buron Kejaksaan Agung dalam kasus korupsi tata kelola minyak Pertamina, mayoritas mutlak atau hampir seluruhnya percaya ia terlibat," ujar Burhanuddin Muhtadi dalam pemaparannya.

Data mencatat kenaikan signifikan pada jumlah warga yang mengetahui status hukum Riza Chalid. Pada Oktober 2025, awareness publik berada di angka 39,4 persen, namun kini meningkat menjadi 44,5 persen pada Januari 2026.

Baca juga : Survei Indikator: 79,9 Persen Publik Puas Dengan Kinerja Presiden Prabowo

Di sisi lain, jumlah masyarakat yang meragukan keterlibatan pengusaha tersebut terus mengalami penyusutan hingga ke titik terendah.

Responden yang menyatakan "Kurang Percaya" hanya tersisa 7,6 persen. Sementara Kelompok yang menyatakan "Tidak Percaya Sama Sekali" berada di angka yang sangat kecil, yakni hanya 0,7 persen.

Tingginya angka keyakinan publik yang mencapai hampir 90 persen ini mencerminkan ekspektasi besar masyarakat terhadap langkah tegas Kejagung dalam menuntaskan kasus tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.