Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Alhamdulillah! Bantuan Rumah Rusak Ringan-Sedang Bencana Sumatera Rp 369 M Cair
Jumat, 13 Februari 2026 19:51 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah resmi mencairkan dana stimulan perbaikan rumah rusak senilai total Rp 369,9 miliar bagi korban bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Jumat (13/2/2026). Percepatan penyaluran ini dilakukan guna mengejar target agar seluruh pengungsi sudah menempati hunian layak sebelum bulan Ramadan tiba.
Penyaluran bantuan dilakukan secara serentak di 25 kabupaten/kota terdampak oleh Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (Satgas PRRPB).
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto merinci bantuan tersebut menyasar 17.251 Kepala Keluarga (KK). Nilainya dipatok sebesar Rp 15 juta per KK untuk rumah rusak ringan dan Rp 30 juta untuk rumah rusak sedang.
Baca juga : Pemulihan Bencana Sumatera, Sudah 70 Persen 37 Daerah Sudah Normal
"Masih ada 24 kabupaten/kota yang sedang dalam proses verifikasi data, dan penyalurannya akan segera dilakukan pada minggu depan," ujar Suharyanto di Lhokseumawe, Jumat (13/2/2026).
Suharyanto menegaskan pemerintah memiliki target ambisius terkait penanganan pengungsi. Pembangunan Hunian Sementara (Huntara) terus dikebut di berbagai titik agar warga bisa segera meninggalkan tenda darurat. Ia menargetkan, sebelum memasuki bulan Ramadan, tidak ada lagi warga yang tinggal di pengungsian.
Di lokasi terpisah, Ketua Pengarah Satgas PRRPB sekaligus Menko PMK Pratikno memastikan kehadiran negara tidak hanya sebatas perbaikan fisik. Di Tapanuli Utara, ia menjelaskan bahwa selain stimulan rumah, pemerintah juga memberikan Dana Tunggu Hunian (DTH) dan santunan ahli waris.
Baca juga : Uang Kompensasi Kerusakan Rumah Terdampak Bencana Sumatera Cair Pekan Depan
"Pagi ini, melalui BNPB, kami menyalurkan stimulan untuk pembangunan rumah rusak ringan dan sedang," kata Pratikno.
Mekanisme pencairan dana dilakukan secara bertahap langsung ke rekening penerima. Warga dapat mencairkan 80 persen dari total dana di tahap awal. Sisa 20 persen baru bisa diambil setelah warga menyerahkan bukti bahwa dana sebelumnya benar-benar digunakan untuk perbaikan rumah.
Salah satu penerima manfaat, Muhammad A. Wahab, mengaku bersyukur bisa segera memperbaiki tempat tinggalnya. Rumah warga Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe ini sebelumnya rusak diterjang longsor hingga tembok retak dan tiang roboh.
Baca juga : Rumah Sakit dan Bencana Banjir
"Dana tersebut akan saya gunakan untuk merenovasi bagian belakang rumah yang berdekatan dengan bukit," ucap Wahab.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya