Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Polisi Bangun 1.179 Dapur MBG & 18 Gudang Pangan
Presiden Puji Kapolri Peka Kebutuhan Rakyat
Sabtu, 14 Februari 2026 08:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto memuji Polri yang membangun 1.179 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dan 18 gudang ketahanan pangan. Kepala Negara menilai Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo menunjukkan kepekaan terhadap kebutuhan rakyat.
Apresiasi tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri dan gudang ketahanan pangan yang dipusatkan di SPPG Palmerah, Polsek Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).
Secara serentak, sebanyak 1.179 SPPG dan 18 gudang ketahanan pangan milik Korps Bhayangkara diresmikan di berbagai daerah.
Baca juga : Tahan Banting, Ekonomi Siap Take Off Ke 8%
Prabowo tiba sekitar pukul 09.03 WIB dan disambut langsung oleh Kapolri. Sejumlah anggota Kabinet Merah Putih turut hadir, antara lain Menko Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala Staf Kepresidenan M. Qodari, serta Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.
Sebelum memasuki lokasi utama acara, Prabowo meninjau sejumlah fasilitas SPPG. Petugas Polri menjelaskan berbagai sarana yang tersedia, mulai dari dapur utama, kolam ikan bioflok, hingga area budidaya tanaman hidroponik. Fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung keberlanjutan pasokan bahan pangan sekaligus menjaga kualitas makanan yang akan disalurkan kepada penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Prabowo menyebut keterlibatan Polri dalam pembangunan SPPG sebagai bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. “Ini membuktikan bahwa aparat negara tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir dalam memperkuat kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Baca juga : Bicara Korupsi, Gibran Singgung Penyitaan Aset
Prabowo juga memaparkan perkembangan program MBG yang disebut telah menjangkau 60,2 juta penerima manfaat. Skala tersebut ia gambarkan setara dengan memberi makan satu negara berpenduduk besar setiap hari.
“Jumlah ini kira-kira setara dengan memberi makan seluruh penduduk Afrika Selatan tiap hari, atau sepuluh kali Singapura tiap hari, atau dua kali Malaysia tiap hari,” kata Prabowo.
Saat ini, lebih dari 23.000 dapur MBG telah beroperasi di 38 provinsi untuk menyediakan makanan bagi anak-anak dan kelompok rentan. Prabowo menilai skala layanan tersebut menjadi salah satu operasi sosial terbesar yang pernah dijalankan negara karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat secara langsung.
Baca juga : Uang “Terima Kasih” Percepat Sertifikasi K3, Saksi Akui Terima Rp 65 Juta
Meski sempat diragukan, Prabowo menegaskan, program MBG tetap dilanjutkan karena sejalan dengan praktik di berbagai negara. “Ini sudah dilaksanakan oleh lebih dari 77 negara. Kita mungkin negara yang ke-76 atau ke-77,” ujarnya.
Menurut dia, makan bergizi gratis sangat dibutuhkan oleh mayoritas masyarakat, terutama kelompok rentan. “Makan bergizi gratis mungkin tidak penting bagi yang sudah cukup berada. Tapi bagi mayoritas rakyat, ini sangat diperlukan,” katanya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya