Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Resmikan Kantor Baru DPP Di Cipinang Melayu
PPJI Target Garap 10 Persen Dapur MBG Di 2026
Selasa, 17 Februari 2026 09:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) meresmikan kantor baru Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di kawasan Cipinang Melayu, Jakarta, Senin (16/2/2026).
Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum PPJI, Minerva Taran. Minerva mengatakan, kantor baru ini menaungi beberapa unit usaha PPJI. Antara lain Koperasi Boga Bina dan yayasan PPJI yang selama ini mengelola berbagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Karena banyak SPPG atau dapur MBG yang kita kelola, maka kita harus punya kantor baru untuk semuanya,” kata Minerva dalam sambutannya.
Minerva mempersilakan seluruh pengurus daerah PPJI menggunakan kantor baru ini untuk rapat. "Kalau DPC atau DPD mau rapat 20 orang, muat. Silakan, ini terbuka untuk kita semua. Ke depan mudah-mudahan bisa ditingkatkan lagi,” katanya.
Baca juga : Aston Martin Bisa Mengguncang Peta Persaingan F1 2026
Ia berharap kantor baru ini menjadi pusat pelayanan publik sekaligus ruang lahirnya inovasi di bidang jasaboga.
"Harapannya, di sini kita bisa berkreasi, menelurkan ide-ide baru agar PPJI semakin maju. Tempatnya sudah nyaman," ujarnya.
Lebih lanjut, Minerva juga menyoroti tantangan PPJI pada 2026. Terutama terkait masifnya pembangunan dapur MBG. Menurutnya, setiap dapur harus memenuhi standar yang ditetapkan. Sementara mayoritas anggota PPJI berasal dari kalangan UMKM.
"Mudah-mudahan ini bisa memicu peningkatan kualitas," harapnya.
Baca juga : Muslim Pro Siapkan Fitur Kejutan Bagi Pengguna Indonesia, Target Maret 2026
Ia juga menilai meningkatnya jumlah dapur MBG berpotensi mendorong perputaran ekonomi. Namun, di sisi lain dapat memengaruhi harga bahan pokok di pasaran.
"Kalau MBG makin banyak, perputaran ekonomi tinggi. Tapi harga bahan pokok bisa naik. Ini jadi tantangan agar harga tetap stabil dan keuntungan anggota tetap terjaga," sebutnya.
Saat ini, yayasan PPJI pusat mengelola sekitar 30 dapur MBG. Sementara itu, total dapur milik anggota PPJI di seluruh Indonesia mencapai sekitar 1.000 unit.
Sebarannya antara lain di Jawa Tengah sekitar 130 dapur, DKI Jakarta hampir 70 dapur, serta jumlah signifikan di Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Jawa Barat. PPJI tercatat memiliki lebih dari 4.000 anggota. Dengan asumsi rata-rata satu dapur menyerap sekitar 30 tenaga kerja.
Baca juga : Tahun Baru, Rupiah Melemah Ke Level Rp 16.702 Per Dolar AS
Karena itu, Minerva memperkirakan potensi serapan tenaga kerja mencapai jutaan orang, meski jumlahnya bervariasi tergantung skala dapur.
"Kalau rata-rata 30 tenaga kerja per dapur, tentu dampaknya besar. Ada yang 5 orang, 20 orang, bahkan dapur saya sendiri 60 tenaga kerja," ucapnya.
Terkait target, Minerva menyebut pemerintah menargetkan pembangunan 36.000 dapur MBG pada 2026. PPJI menargetkan bisa berkontribusi sekitar 10 persen dapur MBG dari total target pemerintah sebanyak 36.000.
Akan tetapi, ia mengakui laju pembangunan pada 2026 kemungkinan lebih moderat karena pemerintah memprioritaskan instansi tertentu. Meski demikian, ia optimistis anggota PPJI tetap dapat terlibat melalui berbagai skema kerja sama dengan instansi terkait. "Target harus setinggi-tingginya," pungkas Minerva.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya