Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tinjau ETLE Di Polda Jateng, Kakorlantas Target 5.000 Kamera Terpasang Di 2026
Rabu, 22 Oktober 2025 10:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho meninjau langsung pelaksanaan revitalisasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Nasional Presisi di wilayah hukum Polda Jawa Tengah (Jateng), Selasa (21/10/2025).
Dalam arahannya, Kakorlantas Agus mengapresiasi kinerja Ditlantas Polda Jateng dalam penegakkan hukum berbasis ETLE. Agus mengaku akan terus memonitor dan mengevaluasi kinerja ETLE dalam penilangan berbasis elektronik.
"Saya sampaikan apresiasi kepada Dirlantas Polda Jawa Tengah dan para Kasat lantas, para PJU Dirlantas karena tahun 2024 itu ter-capture ada kenaikan 138 persen. Tervalidasi juga demikian ada kenaikan 172 persen, terkonfirmasi 153 persen, dan terbayar naik 152 persen," kata Kakorlantas di Aula Borobudur Dirlantas Polda Jawa Tengah.
Baca juga : Negara Hadir, Pemerintah Targetkan 1.285 Desa Terang di 2025
Kakorlantas juga berpesan agar polantas bersahabat dengan masyarakat khususnya pengguna jalan. Ia juga mengajarkan untuk senantiasa melayani masyarakat dengan humanis di era modern.
"Jadi Pak Dirilatas tolong dicek anggota kita di lapangan, karena di era modern, di era digital, di era media yang sangat dominan, perilaku-pelaku kita sudah harus berubah sebagai polantas yang melayani masyarakat," ungkapnya.
"Jadi program Polantas Menyapa saya titip betul, saya banyak laporan di Jawa Tengah, luar biasa. Jadi bersahabat dengan komunitas, menyapa dengan para driver, menyapa dengan pengguna jalan lainnya, bahwa polantas itu tidak boleh punya musuh," sambungnya.
Baca juga : Dewas PAM Jaya Kawal Layanan 100 Persen Air Bersih Di 2029
Kakorlantas juga menjelaskan dirinya tidak berbangga melakukan penegakkan hukum tetapi mengedepankan aspek humanis dan edukatif kepada pengguna jalan. Namun, lanjut Irjen Agus, masih ada tugas yang harus dikerjakan oleh Ditlantas Polda Jateng. Ia mendorong agar 5.000 kamera E-TLE bisa dipasang di Jateng pada 2026 mendatang.
"Di Jawa Tengah ini sudah jalan juga.Tetapi nanti akan saya up semuanya. ETLE di Republik ini baru 1.263. Saya minta di 2026 itu 5.000 kamera," sebut Agus.
Ia bilang, penggunaan teknologi digital seperti kamera ETLE mesti dikedepankan dalam penegakkan hukum dengan persentase 95 persen. Sementara, sistem tilang manual hanya 5 persen.
Baca juga : Menlu RI: Pulau Galang Jadi Alternatif Tampung 1.000 Warga Gaza
"Tidak harus dan tidak bangga kita harus melakukan pendekatan hukum. Tetapi, kedepankan humanis, edukatif, jadikan pengguna jalan itu sadar dengan dirinya sendiri. Jadi dikelola dengan baik, tidak harus dikejar-kejar, situasinya beda," ucap ia.
"Gunakan teknologi yang kita punya. Kita punya ETLE statis, kita punya ETLE handheld, mobile, kita punya mobile onboard, dan kita punya portable. Termasuk kalau tidak salah, sudah ada drone. Tolong nanti dikembangkan. teknologi ini sesuai dengan situasi dan kondisi," pungkasnya.
Turut mendampingi Kakorlantas yakni Wakapolda Jawa Tengah (Jateng), Brigjen Latif Usman, Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Faizal, Dirlantas Polda Jateng Kombes Pratama, Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Matrius.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya