Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dirjen Pesantren Dibentuk, Wapres Gibran: Ponpes Kekuatan Masa Depan RI
Sabtu, 21 Februari 2026 15:18 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan komitmen pemerintah memperkuat peran pondok pesantren (ponpes) dalam pembangunan nasional. Menurut Gibran ponpes merupakan kekuatan masa depan Indonesia.
Pernyataan itu disampaikan Gibran dalam video berdurasi 3 menit 46 detik yang diunggah di akun YouTube @GibranTV, Sabtu (21/2/2026).
Dalam tayangan tersebut, Gibran mengenakan kemeja lengan panjang warna putih. Ia duduk di belakang meja kayu berwarna cokelat. Video diambil di ruang yang suasananya menyerupai ruang tengah.
Saat menyampaikan paparan, video juga menampilkan selingan gambar aktivitas pesantren. Mulai dari kegiatan belajar santri hingga unit usaha produktif.
Baca juga : Singapore Airlines di Atas Awan Digital: Menenun Layanan Masa Depan Melalui AI
Gibran menyebut saat ini terdapat lebih dari 42.000 pondok pesantren dengan lebih dari 11 juta santri. Menurutnya, angka tersebut mencerminkan kekuatan sosial dan ekonomi yang berakar kuat di masyarakat.
“Ini adalah kekuatan sosial ekonomi masa depan yang berakar di tengah masyarakat serta tumbuh dari tradisi dan semangat perjuangan,” ujarnya.
Ia menilai pesantren adalah warisan peradaban yang menyatukan ilmu dan akhlak. Dari pesantren lahir tokoh bangsa, pejuang kemerdekaan, ulama besar, hingga pelaku usaha yang menggerakkan ekonomi masyarakat.
Gibran juga mencontohkan unit usaha digital printing dari Pondok Pesantren Edi Mancoro di Semarang yang produknya digunakan perusahaan di Belanda. Hal itu, kata dia, membuktikan pesantren mampu menghasilkan produk berdaya saing global.
Baca juga : Tinjau Bencana Tanah Bergerak Di Tegal, Wapres Gibran Pastikan Keselamatan Warga
Di era kemajuan teknologi, ia mendorong pesantren melahirkan santri yang menguasai pertanian modern, peternakan modern, robotik, blockchain, dan kecerdasan buatan.
“Para santri harus mampu menjadi pencipta peluang dan pelopor inovasi tanpa kehilangan jati diri,” katanya.
Untuk memperkuat peran tersebut, Presiden telah membentuk Direktorat Jenderal Pesantren. Gibran menyatakan dirinya telah merestui pembentukan direktorat tersebut sebagai langkah strategis pemerintah.
Direktorat Jenderal Pesantren dibentuk untuk meningkatkan tata kelola layanan pendidikan di pesantren. Lembaga itu juga bertugas menginventarisasi berbagai persoalan, mencarikan solusi atas kendala yang dihadapi, serta mendorong transformasi pesantren menjadi motor inovasi dan penggerak ekonomi lokal.
Baca juga : Riset Dan Inovasi Harus Bisa Menjawab Masalah Rakyat
Menurut Gibran, peran santri masa kini tidak hanya sebagai penjaga moral bangsa. Santri juga diharapkan menjadi pelopor kemajuan yang berakhlak, berilmu, dan berdaya saing.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya