Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Prabowo Minta Rakyat Indonesia Siap Hadapi Dampak Perang Timteng
Senin, 9 Maret 2026 18:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan dinamika konflik global berpotensi berdampak pada berbagai negara, termasuk Indonesia. Dia meminta rakyat perlu tetap waspada terhadap perkembangan geopolitik dunia.
Hal tersebut disampaikan Presiden saat meresmikan Jembatan Bailey dan Jembatan Armco di Aceh, Senin (9/3/2026).
Presiden menyinggung sejumlah konflik yang tengah terjadi di dunia, mulai dari perang di Eropa hingga konflik yang kini meluas di kawasan Timur Tengah (Timteng).
Baca juga : Harga Minyak 100 Dolar AS per Barel, Trump: Harga Kecil Demi Perdamaian Dunia
“Beberapa saat yang lalu kita menyadari ada perang di Eropa, di Ukraina. Sekarang hampir seluruh Timur Tengah terkena konflik,” kata Presiden.
Menurut Kepala Negara, meskipun Indonesia berada jauh dari kawasan konflik, perkembangan geopolitik global tetap dapat memengaruhi kondisi nasional, baik dari sisi ekonomi maupun stabilitas kawasan.
Ia menegaskan, selama ini Indonesia berada di jalur kebijakan luar negeri yang tepat dengan tetap menjaga sikap tidak memihak dan berpegang pada prinsip non-blok serta menghormati semua negara.
Baca juga : Pakar Imbau Indonesia Waspada Beragam Dampak Perang Timteng
“Bangsa kita berada di jalur yang sudah benar, di jalur tidak memihak, non-blok. Kita menghormati semua negara. Itulah Indonesia,” ujarnya.
Presiden juga menambahkan bahwa semangat menghormati perbedaan tidak hanya berlaku di dalam negeri, tetapi juga dalam hubungan antarnegara.
“Bhinneka Tunggal Ika berlaku di dalam negeri, tetapi juga dalam hubungan luar negeri. Kita menghormati semua bangsa, semua ras, dan semua kelompok etnis,” tegasnya.
Baca juga : Komentar Trump Soal Permintaan Maaf Presiden Iran Terhadap Negara-Negara Timteng
Menurut dia, prinsip tersebut menjadi salah satu kekuatan Indonesia dalam menjaga kehidupan masyarakat yang damai dan rukun di tengah keberagaman.
“Inilah yang membuat Indonesia menikmati kondisi yang damai. Kita bisa hidup rukun dengan ratusan kelompok etnis,” kata mantan Menteri Pertahanan itu.
Meski demikian, Presiden mengingatkan konflik di Timur Tengah berpotensi menimbulkan dampak ekonomi maupun geopolitik sehingga Indonesia perlu bersiap menghadapi berbagai kemungkinan tantangan ke depan. “Akibat perang di Timur Tengah, kita harus siap menghadapi kesulitan. Kita punya kekuatan yang besar,” ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya